KPU Kabupaten Serang Tekankan Kondusifitas, Aturan Debat Kedua Pilkada Diperketat

- Penulis

Kamis, 14 November 2024 - 18:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG, DAILYHITS.ID – KPU Kabupaten Serang terus mematangkan persiapan debat kedua Pilkada yang akan digelar pada 22 November 2023 di studio Kompas TV, Jakarta.

Ketua KPU Kabupaten Serang, Muhamad Nasehudin, menyampaikan bahwa aturan pelaksanaan debat akan diperketat untuk menjaga suasana damai dan tertib selama acara berlangsung.

Menurut Nasehudin, debat kedua ini akan dilaksanakan pada jam tayang utama pukul 19.00 WIB, dengan mengusung tema “Memajukan Daerah melalui Akselerasi Pembangunan Berkelanjutan dan Berwawasan Kebangsaan.”

Tema ini dipilih untuk menggali gagasan setiap pasangan calon dalam membangun Kabupaten Serang yang berdaya saing, serasi dengan program pembangunan di tingkat pusat.

Baca Juga :  Arung Jeram Lebak Juara Umun Porprov VI Banten, Borong 10 Medali Emas

“Kami telah mengadakan pertemuan dengan panelis untuk merumuskan materi debat, juga mengatur ketentuan teknis terkait pelaksanaan. Selain persiapan konten, KPU juga akan memperketat aturan bagi penonton dan tim pendukung di studio untuk mencegah gangguan,” ujar Nasehudin.

KPU mengimbau semua pendukung pasangan calon untuk mematuhi aturan yang ada selama debat berlangsung. Nasehudin menjelaskan bahwa KPU Kabupaten Serang telah menetapkan sejumlah aturan, termasuk larangan sorak-sorai, teriakan, dan tindakan yang berpotensi menciptakan gangguan selama debat. KPU ingin agar semua pendukung menghormati kesempatan bicara bagi setiap calon.

Baca Juga :  Sikap Fraksi PKS Banten soal Konten Pondok Pesantren "Expose Uncensored"

“Ini adalah forum bagi pasangan calon untuk memaparkan visi dan program mereka. Diharapkan semua pihak dapat menjaga ketertiban dengan tidak melakukan tindakan yang menimbulkan kegaduhan,” tegas Nasehudin.

Selain pengendalian pendukung, KPU juga membatasi kapasitas penonton di dalam studio Kompas TV. Langkah ini dilakukan demi menjaga keamanan dan kenyamanan selama acara berlangsung.

Berita Terkait

GPPMI Pasang Badan Kawal Kapolri-Wakapolri Jalankan Asta Cita Prabowo-Gibran
26 Tahun Banten, DPRD Dorong Pembangunan Tak Sekadar Tumbuh, tapi Berdampak
Keren! Sekretariat DPRD Banten Kini Punya E-Setwan untuk Pelayanan Digital
Deklarasi Dini atau Sinyal Politik?
Agil Zulfikar Resmi Jadi Ketua HKTI Lebak, Bawa Misi Swasembada Pangan
Kadin Banten Buka Strategi UMKM Naik Kelas
Andra Soni Serahkan SK, M Agil Zulfikar Resmi Pegang Kendali Gerindra Lebak
Dinkes Banten Perkuat Deteksi dan Penanganan TBC Lewat Cek Kesehatan Gratis

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:32

GPPMI Pasang Badan Kawal Kapolri-Wakapolri Jalankan Asta Cita Prabowo-Gibran

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:39

26 Tahun Banten, DPRD Dorong Pembangunan Tak Sekadar Tumbuh, tapi Berdampak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:31

Keren! Sekretariat DPRD Banten Kini Punya E-Setwan untuk Pelayanan Digital

Senin, 28 September 2026 - 21:03

Deklarasi Dini atau Sinyal Politik?

Sabtu, 26 September 2026 - 17:29

Agil Zulfikar Resmi Jadi Ketua HKTI Lebak, Bawa Misi Swasembada Pangan

Berita Terbaru

Mastur Huda. (Dok. Pribadi)

OPINI

Deklarasi Dini atau Sinyal Politik?

Senin, 28 Sep 2026 - 21:03