DAILYHITS.ID – Gerakan Pemuda Peduli Masyarakat Indonesia (GPPMI) menyatakan dukungan penuh kepada Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dan Wakapolri Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat dalam menjaga keamanan, ketertiban serta penegakan hukum nasional.
Dukungan tersebut ditegaskan sebagai bagian dari upaya mengawal program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, termasuk agenda Asta Cita.
Koordinator Nasional GPPMI Jonatan Panjaitan mengatakan, stabilitas keamanan dan kepastian hukum menjadi modal penting agar pembangunan nasional tidak terganggu oleh persoalan keamanan maupun lemahnya penegakan hukum.
“GPPMI mendukung penuh Kapolri dan Wakapolri dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mendukung tercapainya tujuan Asta Cita Prabowo-Gibran,” ujar Jonatan dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Menurut Jonatan, Polri memiliki posisi strategis dalam memastikan masyarakat mendapatkan rasa aman sekaligus kepastian hukum.
Namun, dukungan tersebut tidak berarti GPPMI menutup mata terhadap berbagai persoalan yang terjadi. GPPMI menilai profesionalitas, integritas, transparansi dan kualitas pelayanan publik harus terus diperkuat.
“Polri harus semakin dekat dengan masyarakat, semakin profesional dalam menjalankan kewenangannya, serta mampu memberikan rasa aman dan kepastian hukum bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tegasnya.
Jonatan menegaskan, dukungan GPPMI kepada institusi Polri bukan merupakan dukungan tanpa batas.
“Dukungan bukan berarti tanpa kritik. Kami akan tetap memberikan masukan yang konstruktif apabila diperlukan. Tujuan kami sama, yaitu bagaimana Indonesia semakin aman, maju, adil dan sejahtera,” katanya.
Ia menilai keberhasilan pembangunan nasional tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan aparat penegak hukum, pemuda, masyarakat sipil, dunia usaha dan seluruh elemen masyarakat.
Karena itu, GPPMI menyatakan siap mengambil peran sebagai mitra strategis pemerintah dan aparat penegak hukum melalui kegiatan sosial kemasyarakatan, edukasi hukum, pemberdayaan pemuda serta berbagai program yang mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
GPPMI juga mengajak masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat memicu konflik dan memecah persatuan.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas nasional. Mari kita kawal bersama program pemerintah dan Asta Cita demi terwujudnya Indonesia yang maju, berdaulat, adil dan sejahtera,” pungkas Jonatan.







