Kadin Banten Buka Strategi UMKM Naik Kelas

- Penulis

Jumat, 25 September 2026 - 16:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Kadin Banten, Moch. Azzari Jayabaya saat foto bersama dengan pengurus usai Rapimprov di Hotel Grand Keisha, Rangkasbitung. (Istimewa)

Ketua Kadin Banten, Moch. Azzari Jayabaya saat foto bersama dengan pengurus usai Rapimprov di Hotel Grand Keisha, Rangkasbitung. (Istimewa)

DAILYHITS – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Banten mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) meningkatkan kapasitas bisnis agar mampu berkembang dan bersaing di tengah perubahan ekonomi dan teknologi.

Ketua Kadin Banten Mochammad Azzari Jayabaya mengatakan, penguatan UMKM tidak cukup dilakukan melalui bantuan modal. Pelaku usaha juga perlu dibekali kemampuan mengelola bisnis, memperluas pasar, mengakses pembiayaan, serta memanfaatkan teknologi digital.

Hal itu disampaikan Azzari dalam Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kadin Banten di Hotel Grand Keisha, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Kamis (24/9/2026).

Baca Juga :  Mariska Damayanti, Wajah Perempuan Muda Banten yang Tumbuh Lewat Kolaborasi dan Kepedulian

Rapimprov tersebut mengangkat tema “Ekonomi Kerakyatan untuk Banten Maju, UMKM Naik Kelas, Ekonomi Berkualitas.”

Azzari menilai UMKM harus ditempatkan sebagai bagian utama dalam pembangunan ekonomi daerah. Menurut dia, pelaku UMKM perlu memiliki kemampuan untuk mengembangkan usahanya secara mandiri, bukan hanya bergantung pada program bantuan.

“UMKM tidak boleh hanya menjadi objek program. Kita harus mendorong agar UMKM menjadi subjek dalam pembangunan ekonomi,” kata Azzari.

Pria yang karib disapa Amal ini mengatakan salah satu persoalan yang perlu diperkuat adalah tata kelola usaha. Pelaku UMKM, kata dia, harus mampu memahami kondisi keuangan bisnisnya, mulai dari pemasukan, pengeluaran, biaya produksi hingga penentuan harga jual.

Baca Juga :  Ues Al Qorni Dibacok Pria Misterius saat Jaga Warung

Pembukuan yang tertib juga diperlukan agar keuangan usaha tidak bercampur dengan kebutuhan pribadi.

“Pelaku usaha perlu memahami berapa biaya produksinya, berapa pemasukan dan pengeluarannya, serta bagaimana memisahkan uang usaha dengan kebutuhan pribadi,” ujarnya.

Menurut Amal, tata kelola yang baik juga akan membantu pelaku UMKM ketika membutuhkan pembiayaan untuk mengembangkan usahanya.

Berita Terkait

GPPMI Pasang Badan Kawal Kapolri-Wakapolri Jalankan Asta Cita Prabowo-Gibran
26 Tahun Banten, DPRD Dorong Pembangunan Tak Sekadar Tumbuh, tapi Berdampak
Keren! Sekretariat DPRD Banten Kini Punya E-Setwan untuk Pelayanan Digital
Deklarasi Dini atau Sinyal Politik?
Agil Zulfikar Resmi Jadi Ketua HKTI Lebak, Bawa Misi Swasembada Pangan
Andra Soni Serahkan SK, M Agil Zulfikar Resmi Pegang Kendali Gerindra Lebak
Dinkes Banten Perkuat Deteksi dan Penanganan TBC Lewat Cek Kesehatan Gratis
Halson Nainggolan Resmi Jadi Sekda Lebak, Bupati Hasbi Titip Pesan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:32

GPPMI Pasang Badan Kawal Kapolri-Wakapolri Jalankan Asta Cita Prabowo-Gibran

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:39

26 Tahun Banten, DPRD Dorong Pembangunan Tak Sekadar Tumbuh, tapi Berdampak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:31

Keren! Sekretariat DPRD Banten Kini Punya E-Setwan untuk Pelayanan Digital

Senin, 28 September 2026 - 21:03

Deklarasi Dini atau Sinyal Politik?

Sabtu, 26 September 2026 - 17:29

Agil Zulfikar Resmi Jadi Ketua HKTI Lebak, Bawa Misi Swasembada Pangan

Berita Terbaru

Mastur Huda. (Dok. Pribadi)

OPINI

Deklarasi Dini atau Sinyal Politik?

Senin, 28 Sep 2026 - 21:03