Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar Pemprov Banten; Rekrutmen Tak Terbuka, Diduga Akomodir Orang Dekat

- Penulis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEM Nus bahas belanja tenaga ahli bersama Pemerintah Provinsi Banten, Dok (Ist/Dailyhits.id)

BEM Nus bahas belanja tenaga ahli bersama Pemerintah Provinsi Banten, Dok (Ist/Dailyhits.id)

Qolby menduga, tenaga ahli hanya merekrut orang-orang dekat Gubernur dan Wakil Gubernur Banten. Berdasarkan penelusurannya, sejumlah orang yang pernah menjadi tim sukses atau orang dekatnya menempati posisi sebagai tenaga ahli.

“Temuan-temuan ini yang menguatkan alasan kami kenapa rekrutmen tenaga ahli di Pemprov Banten bobrok,” katanya.

Qolby juga menjelaskan, penggunaan tenaga ahli memang diperbolehkan dalam regulasi. Namun pelaksanaannya tetap harus mengacu pada PP Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Perpres Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah beserta perubahannya, serta Permendagri Nomor 15 Tahun 2024 tentang Pedoman Penyusunan APBD yang menekankan prinsip kebutuhan riil, kompetensi, transparansi, efektivitas, dan akuntabilitas.

Baca Juga :  4,7 Ribu Warga Banten Naik Kelas di Era Andra-Dimyati, Tak Lagi Jadi Penduduk Miskin

“Perpres jelas mengamanatkan prinsip transparan, terbuka, adil, dan akuntabel dalam pengadaan. Kalau proses rekrutmen tenaga ahli tidak pernah diketahui publik, bagaimana masyarakat bisa menguji apakah prinsip-prinsip itu benar-benar dijalankan?” katanya.

Ia menilai pemerintah seharusnya tidak hanya membuka besaran anggaran, tetapi juga mengungkap siapa tenaga ahli yang direkrut, apa kualifikasinya, bagaimana proses pemilihannya, berapa honor yang diterima, serta apa hasil kerja yang telah dihasilkan.

Baca Juga :  Pemdes Bendungan Lebak Bangun Jalan Usaha Tani di Perbatasan Desa

“Kalau semuanya sesuai aturan, tidak ada alasan untuk merahasiakan prosesnya. Transparansi justru menjadi cara paling efektif untuk membuktikan bahwa tidak ada praktik yang menyimpang,” tegasnya.

Sebelumnya, berdasarkan penelusuran Total Banten, Pemerintah Provinsi Banten mengalokasikan Rp55,47 miliar untuk belanja jasa tenaga ahli dalam APBD 2026 yang tersebar pada 184 paket pekerjaan di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD).

Hingga kini, pemerintah daerah belum mempublikasikan secara terbuka mekanisme rekrutmen, daftar tenaga ahli, indikator kinerja, maupun hasil pekerjaan dari masing-masing paket tersebut.

Editor : Engkos Kosasih

Berita Terkait

Target Tiga Besar Porprov Banten 2026, KONI Kabupaten Serang Siapkan 56 Cabor 
PPDI Tegaskan Tak Ada Konflik dengan Bupati Serang, Seluruh Aspirasi Perangkat Desa Direspons Positif
Nabil Mengubah Peta?
Kapolres Lebak Baru Langsung Turun Lapangan, Tanjakan Bangarum Jadi Sorotan
Lama Jadi Perbincangan, Nabil Jayabaya Terjun ke Politik?
SPPG MBG Milik Jayabaya Jadi Role Model Nasional Kadin Indonesia
Media dan Politik
Belanja Tenaga Ahli Capai Rp55,47 Miliar di Tengah APBD Banten yang Terus Turun

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:38

Target Tiga Besar Porprov Banten 2026, KONI Kabupaten Serang Siapkan 56 Cabor 

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:01

Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar Pemprov Banten; Rekrutmen Tak Terbuka, Diduga Akomodir Orang Dekat

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:49

PPDI Tegaskan Tak Ada Konflik dengan Bupati Serang, Seluruh Aspirasi Perangkat Desa Direspons Positif

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:37

Nabil Mengubah Peta?

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:47

Lama Jadi Perbincangan, Nabil Jayabaya Terjun ke Politik?

Berita Terbaru

Foto Sampul. (Istimewa)

OPINI

Nabil Mengubah Peta?

Sabtu, 1 Agu 2026 - 19:37