Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar Pemprov Banten; Rekrutmen Tak Terbuka, Diduga Akomodir Orang Dekat

- Penulis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEM Nus bahas belanja tenaga ahli bersama Pemerintah Provinsi Banten, Dok (Ist/Dailyhits.id)

BEM Nus bahas belanja tenaga ahli bersama Pemerintah Provinsi Banten, Dok (Ist/Dailyhits.id)

DAILYHITS.ID – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Banten menyoroti mekanisme rekrutmen tenaga ahli di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten yang dinilai tertutup dan jauh dari prinsip transparansi.

Padahal, anggaran belanja jasa tenaga ahli yang dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2026 mencapai Rp55,47 miliar.

BEM Nusantara menilai, besarnya anggaran yang bersumber dari uang rakyat semestinya diikuti dengan proses rekrutmen yang terbuka, kompetitif, dan dapat diawasi publik.

Namun, berdasarkan penelusuran yang dilakukan BEM Nusantara Banten, Pemerintah Provinsi Banten tidak pernah mengumumkan pembukaan rekrutmen tenaga ahli, baik melalui situs resmi pemerintah, media massa, maupun kanal media sosial resmi Pemprov Banten.

Baca Juga :  Mutasi ke Banten, Pemprov Banten Gratiskan Biaya Pokok Pajak PKB 100 Persen

Koordinator Daerah BEM Nusantara Banten, M. Qolby Yusuf, mengatakan kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana ratusan tenaga ahli itu direkrut dan siapa yang menentukan mereka.

“Publik tidak pernah melihat ada pengumuman rekrutmen, seleksi terbuka, ataupun proses kompetisi untuk mengisi posisi tenaga ahli. Lalu pertanyaannya sederhana, siapa yang direkrut dan bagaimana mereka bisa masuk?,” kata Qolb di kantor Total Banten, Kamis (6/8/2026).

Baca Juga :  Tutup Liga Futsal Ramadhan 2025, Osep Mulyawan Karis: Pemuda Lebak Kreatif

Menurutnya, hingga kini masyarakat belum memperoleh penjelasan mengenai mekanisme perekrutan, persyaratan kompetensi, proses seleksi, maupun dasar penetapan individu yang mengisi 184 paket pekerjaan tenaga ahli tersebut.

“Kalau mekanismenya tertutup, wajar kalau publik bertanya. Jangan salahkan masyarakat apabila muncul dugaan bahwa proses itu hanya mengakomodasi orang-orang tertentu. Dugaan itu hanya bisa dipatahkan dengan keterbukaan,” ujarnya.

Editor : Engkos Kosasih

Berita Terkait

Target Tiga Besar Porprov Banten 2026, KONI Kabupaten Serang Siapkan 56 Cabor 
PPDI Tegaskan Tak Ada Konflik dengan Bupati Serang, Seluruh Aspirasi Perangkat Desa Direspons Positif
Nabil Mengubah Peta?
Kapolres Lebak Baru Langsung Turun Lapangan, Tanjakan Bangarum Jadi Sorotan
Lama Jadi Perbincangan, Nabil Jayabaya Terjun ke Politik?
SPPG MBG Milik Jayabaya Jadi Role Model Nasional Kadin Indonesia
Media dan Politik
Belanja Tenaga Ahli Capai Rp55,47 Miliar di Tengah APBD Banten yang Terus Turun

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:38

Target Tiga Besar Porprov Banten 2026, KONI Kabupaten Serang Siapkan 56 Cabor 

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:01

Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar Pemprov Banten; Rekrutmen Tak Terbuka, Diduga Akomodir Orang Dekat

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:49

PPDI Tegaskan Tak Ada Konflik dengan Bupati Serang, Seluruh Aspirasi Perangkat Desa Direspons Positif

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:37

Nabil Mengubah Peta?

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:47

Lama Jadi Perbincangan, Nabil Jayabaya Terjun ke Politik?

Berita Terbaru

Foto Sampul. (Istimewa)

OPINI

Nabil Mengubah Peta?

Sabtu, 1 Agu 2026 - 19:37