Geolog Soroti Bencana Banjir Lebak, Ungkap Fakta Mengejutkan

- Penulis

Rabu, 12 Oktober 2022 - 08:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir melanda wilayah Kabupaten Lebak. Dua desa dilaporkan terendam luapan sungai Cimadur. (FOTO Tangkap Layar Video)

Banjir melanda wilayah Kabupaten Lebak. Dua desa dilaporkan terendam luapan sungai Cimadur. (FOTO Tangkap Layar Video)

Salah satu anggota Badan Pengelola Geopark Bayah Dome dan Geologis Sanggabuana Institute, Iqbal Ahegaf MK menilai banjir yang terjadi tak lepas dari ulah tangan manusia.

Penilaian itu dilontarkan Iqbal bukan tanpa alasan. Menurutnya, bencana banjir kerap terjadi karena ada perubahan bentang alam di wilayah hulu akibat tangan-tangan manusia.

Dia menerangkan terjadi terjadi kerusakan dibagian hulu kawasan pegunungan. Terutama pada titik Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK). Sehingga, proses Endo Kars dan Ekso Kars-nya tidak berfungsi.

Baca Juga :  Reaksi Cepat HIPMI Lebak Bantu Korban Banjir di Leuwidamar: Layak Dicontoh!

“Banjir kemarin aku anggap itu adalah bencana, sebab pada musim ini di bulan Oktober. Boleh jadi di bulan berikutnya, November dan Desember akan terjadi lagi,”kata Iqbal dalam siaran pers yang diterima Dailyhits, Rabu, 12 Oktober 2022.

Baca Juga :  Pemerintah Ungkap Penyebab Banyak Warga Lebak Tak Bisa Nonton TV, Ternyata ...

Selain itu, masih kata Iqbal, ada beberapa wilayah Cagar Alam Geologi yang mustinya dipertahankan, namun malah dihilangkan dan dijadikan fungsi lain.

“Ingat ya gaes, banjir itu bukan soal penggundulan hutan semata. Tapi ada soal lain juga yang berubah dan hilang, terutama lapisan tanah dan batuan,” tutupnya.

Berita Terkait

Kapolda Banten Baru Janji Buka Ruang Kritik: Polisi Harus Sejajar dengan Masyarakat
Dindikbud Banten Sambut Delegasi PWI Jambi di HPN 2026
DPRD Kabupaten Serang: HPN 2026 Momentum Perkuat Kolaborasi Pers untuk Pembangunan
Galian Tanah Dekat Tol Rangkasbitung Bebas Beroperasi, Kebal Hukum?
Perlintasan Kereta di Pasar Rangkasbitung Bakal Ditutup
Ribuan Santri Kabupaten Lebak Ramai-ramai Ikut Carnaval dan Makan Nasi Liwet Bersama
Proyek Irigasi Ratusan Juta di Kabupaten Lebak Roboh
Truk Semen Terbalik di Pandeglang, Dua Penumpang Tewas

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 20:04

Dindikbud Banten Sambut Delegasi PWI Jambi di HPN 2026

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:49

DPRD Kabupaten Serang: HPN 2026 Momentum Perkuat Kolaborasi Pers untuk Pembangunan

Jumat, 24 Oktober 2025 - 13:20

Galian Tanah Dekat Tol Rangkasbitung Bebas Beroperasi, Kebal Hukum?

Jumat, 24 Oktober 2025 - 10:01

Perlintasan Kereta di Pasar Rangkasbitung Bakal Ditutup

Rabu, 22 Oktober 2025 - 11:41

Ribuan Santri Kabupaten Lebak Ramai-ramai Ikut Carnaval dan Makan Nasi Liwet Bersama

Berita Terbaru

Hukrim

DPRD Ucapkan HUT Kabupaten Serang ke-500

Kamis, 8 Okt 2026 - 17:56