Warga Taktakan Blokade Truk Sampah Tangsel ke TPA Cilowong

- Penulis

Selasa, 6 Januari 2026 - 02:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Truk Pengangkut Sampah Dari Kota Tangsel Menuju TPA Cilowong, Foto: (Dailyhits)

Truk Pengangkut Sampah Dari Kota Tangsel Menuju TPA Cilowong, Foto: (Dailyhits)

DAILYHITS.ID – Warga Kecamatan Taktakan, Kota Serang, memblokade Arak-arakan truk pengangkut sampah dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang hendak menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cilowong,

Berdasarkan Pantawan awak media Aksi tersebut dipicu kekhawatiran warga terhadap dampak lingkungan serta bau menyengat yang selama ini dirasakan masyarakat sekitar TPA.

Menurit informasi yang dihimpun, pemblokadean terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Puluhan truk sampah yang berada dalam pengawalan aparat terpaksa berhenti setelah warga menghadang akses jalan menuju lokasi TPA.

Baca Juga :  Urus Izin PBG di Kota Serang, PT JDI Setor Retribusi Rp2,5 Miliar

Warga menilai kebijakan pembuangan sampah lintas daerah berpotensi memperparah kondisi TPA Cilowong yang dinilai telah melebihi daya dukung lingkungan. Selain persoalan bau, masyarakat juga mengkhawatirkan pencemaran air dan meningkatnya risiko gangguan kesehatan.

Salah seorang warga Lingkungan Soyog, Kecamatan Taktakan, Deni, mengungkapkan bahwa masyarakat tidak pernah dilibatkan dalam pengambilan kebijakan kerja sama pengelolaan sampah tersebut.

Baca Juga :  Pemkot Serang Kini Punya Payung Hukum Gedung Bertingkat Tinggi

“Kami sudah bertahun-tahun hidup berdampingan dengan bau dan pencemaran dari TPA Cilowong, Kalau sampah dari Tangsel terus masuk, kami yang tinggal di sekitar TPA yang terdampak langsung, Bau, lalat, dan pencemaran lingkungan pasti meningkat,” ujar Deni saat dikonfirmasi melalui telepon, Senin, (5/1/2026).

Menurut Deni, masuknya sampah dari Tangsel dikhawatirkan akan mempercepat kelebihan kapasitas TPA serta meningkatkan risiko gangguan kesehatan bagi warga sekitar.

Berita Terkait

Mahasiswa Unpam Serang Sosialisasikan Jaminan Sosial bagi Pekerja Mandiri di Pandeglang
Cegah Sengketa! Mahasiswa Hukum Unpam Serang Edukasi Warga Pandeglang soal Perjanjian Tertulis
DPRD Banten Tekankan Penyertaan Modal Rp163,5 Miliar ke PT Jamkrida Harus Berdampak ke UMKM
Pemkab Serang Perkuat Layanan Kesehatan untuk Tekan Stunting dan Masalah Gizi Anak
KH Saifun Nawasi Sebut Piagam Al-Fathaniyah sebagai Embrio Hari Santri Nasional
Kejar Pemerataan Infrastruktur, Bupati Serang Usulkan 26 Ruas Jalan ke Pemprov Banten
Pemkab Serang Genjot UMKM Naik Kelas, 23 Produk Lokal Tembus Ritel Modern
Demi Warga yang Membutuhkan, DPRD Banten Dorong Perbaikan Data Bansos

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:01

Mahasiswa Unpam Serang Sosialisasikan Jaminan Sosial bagi Pekerja Mandiri di Pandeglang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:27

Cegah Sengketa! Mahasiswa Hukum Unpam Serang Edukasi Warga Pandeglang soal Perjanjian Tertulis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:23

DPRD Banten Tekankan Penyertaan Modal Rp163,5 Miliar ke PT Jamkrida Harus Berdampak ke UMKM

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:03

Pemkab Serang Perkuat Layanan Kesehatan untuk Tekan Stunting dan Masalah Gizi Anak

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:50

KH Saifun Nawasi Sebut Piagam Al-Fathaniyah sebagai Embrio Hari Santri Nasional

Berita Terbaru