DAILYHITS.ID – Antusiasme masyarakat mewarnai kembalinya Festival Bedolan Pamarayan di Bendung Pamarayan Baru, Kabupaten Serang, Sabtu (17/10/2026).
Setelah tujuh tahun tidak terlaksana, tradisi menangkap ikan yang telah melekat dalam kehidupan masyarakat ini kembali hadir dengan membawa semangat pelestarian budaya, kebersamaan warga, dan peluang bagi pelaku usaha lokal.
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Kembalinya Bedolan Pamarayan menjadi momentum untuk menjaga tradisi masyarakat agar tetap hidup sekaligus memberikan ruang bagi aktivitas ekonomi warga di sekitar lokasi.
Sejak kegiatan dimulai, masyarakat berbondong-bondong memadati kawasan bendungan. Warga mengikuti tradisi menangkap ikan menggunakan jala dan tanggok setelah pembukaan resmi yang ditandai dengan penaburan ikan ke bendungan.
Tak hanya menjadi ruang berkumpul masyarakat, festival ini juga menghadirkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjajakan dagangannya kepada pengunjung.
Kehadiran mereka menjadi bagian dari potensi ekonomi yang dapat tumbuh melalui kegiatan berbasis budaya dan partisipasi masyarakat.
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyambut positif kehadiran para pelaku UMKM dalam kegiatan tersebut. Ia berharap festival ini dapat memberikan manfaat ekonomi, khususnya bagi masyarakat di wilayah pedesaan.
“Alhamdulillah banyak pelaku UMKM di sini. Semoga ini dapat menggerakkan perekonomian, khususnya di wilayah desa,” ujar Ratu Rachmatuzakiyah.
Perhatian terhadap UMKM menjadi salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan kegiatan masyarakat. Melalui keramaian festival, para pedagang memperoleh kesempatan untuk menawarkan produk kepada pengunjung yang datang dari berbagai wilayah.
Selain mendorong aktivitas ekonomi, Bupati Zakiyah juga mengingatkan pentingnya menjadikan keselamatan sebagai prioritas selama kegiatan berlangsung.
Tingginya antusiasme warga membuat seluruh pihak perlu menjaga ketertiban, terutama di area bendungan yang dipadati pengunjung.
“Yang lebih penting adalah menjaga keselamatan jiwa, menjaga keselamatan diri. Saya lihat dari ujung bendungan sampai sini sudah sangat padat sekali. Kalau bawa anak-anak, tolong dijaga keluarganya masing-masing,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam merawat kawasan bendungan.
Editor : Engkos Kosasih
Halaman : 1 2 Selanjutnya






