DAILYHITS.ID – Kepengurusan baru KONI Kabupaten Serang periode 2026-2030 langsung tancap gas menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2026 yang tinggal menghitung bulan.
Kepengurusan baru menargetkan finis di tiga besar klasemen, sekaligus menyiapkan strategi melibatkan kalangan industri sebagai bapak angkat cabang olahraga (cabor).
Ketua Harian KONI Kabupaten Serang, Syamsul Rizal Djahidi, mengatakan seluruh persiapan mulai dipercepat usai pengukuhan pengurus. Saat ini KONI telah menginventarisasi kekuatan setiap cabor untuk memetakan peluang perolehan medali pada Porprov yang digelar November 2026.
“Kita sudah mengumpulkan seluruh cabor di Kabupaten Serang dan meminta masing-masing menyampaikan kertas kerja. Itu kita inventarisasi dan mitigasi untuk melihat sejauh mana peluang raihan prestasi atlet Kabupaten Serang di Porprov nanti,” kata Syamsul Rizal Usai dilantik di aula Pendopo Bupati Serang, Kamis (6/8/2026).
Menurutnya, Kabupaten Serang akan menurunkan 56 cabang olahraga, termasuk dua cabor tambahan, yakni Indonesia Drum Corps Association (IODI) dan drum band.
Meski mengakui persaingan dengan daerah di kawasan Tangerang Raya tidak mudah, Syamsul menegaskan target tiga besar tetap realistis.
“Target kita ingin tiga besar. Untuk melawan daerah Tangerang Raya tentu kita harus bekerja maksimal. Tidak ada yang tidak mungkin kalau seluruh persiapan dilakukan dengan baik,” ujarnya.
Sejumlah cabor diproyeksikan menjadi lumbung medali bagi Kabupaten Serang, di antaranya biliar, e-sport, wushu, muay thai, dan dayung. Pembinaan terhadap atlet dari cabor unggulan tersebut kini terus diperkuat agar mampu bersaing di tingkat provinsi.
Selain fokus pada prestasi, KONI juga mulai menyiapkan pola pembinaan baru dengan menggandeng dunia usaha melalui program bapak angkat bagi setiap cabang olahraga.
Menurut Syamsul, selama ini pola tersebut belum pernah diterapkan di Kabupaten Serang.
“Prestasi olahraga bukan hanya tanggung jawab KONI atau pemerintah daerah. Kami berharap perusahaan, industri, dan para pengusaha di Kabupaten Serang ikut membangun olahraga melalui program bapak angkat. Dalam waktu dekat kami akan bersilaturahmi dengan para pemangku kebijakan dan kalangan industri,” katanya.
Sementara itu, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menegaskan target Kabupaten Serang bukan sekadar berpartisipasi di Porprov, tetapi mengejar medali emas sebanyak mungkin.
Menurutnya, target tersebut hanya bisa dicapai melalui pembinaan atlet yang berkelanjutan, pelatih yang kompeten, disiplin atlet, serta dukungan semua pihak.
“Kita ingin atlet-atlet Kabupaten Serang menjadi juara, bukan hanya di tingkat provinsi, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional,” ujar Zakiyah.
Ia juga mendukung gagasan program bapak angkat yang diinisiasi KONI. Pemerintah Kabupaten Serang, kata dia, akan menyiapkan skema kolaborasi dengan dunia usaha agar pembinaan olahraga tidak hanya bergantung pada anggaran pemerintah.
“Olahraga adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah daerah, KONI, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat harus bersinergi agar prestasi olahraga Kabupaten Serang semakin meningkat,” pungkasnya.
Editor : Engkos Kosasih







