“Bulan Muharram sering disebut sebagai momen Lebaran Yatim. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan ini sebagai sarana memperkuat rasa empati, kebersamaan, dan semangat berbagi kepada mereka yang membutuhkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, berbagi kepada anak yatim bukan semata memberikan bantuan materi, melainkan juga menghadirkan kebahagiaan dan perhatian agar mereka merasakan kasih sayang dari lingkungan sekitar.
“Anak-anak yatim adalah amanah yang harus kita jaga bersama. Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan mereka merasa diperhatikan, dihargai, dan mendapatkan kebahagiaan di bulan yang penuh berkah ini. Semoga apa yang diberikan dapat menjadi manfaat dan keberkahan bagi semua pihak yang terlibat,” tuturnya.
Selain santunan anak yatim, agenda kegiatan juga akan diisi dengan Istigasah Kubro serta Tabligh Akbar yang menghadirkan KH Jamaludin dan qori internasional Ustaz TB Muhammad Syahroni.
Pemdes Citorek Tengah berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ajang mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus meningkatkan kepedulian sosial masyarakat terhadap anak yatim dan kaum dhuafa di wilayah setempat. ***
Halaman : 1 2







