SOLO — Tradisi napak tilas sejarah kembali digelar melalui agenda Srawung Roso 2026, yang mengangkat perjalanan hidup dan perjuangan Raden Mas Said atau Pangeran Sambernyawa, tokoh yang kelak dikenal sebagai .
Kegiatan ini dirancang sebagai perjalanan budaya yang menelusuri sejumlah titik sejarah dan situs yang berkaitan dengan perjalanan perjuangan Mataram pada masa lampau. Selain sebagai wisata sejarah, agenda ini juga diposisikan sebagai ruang refleksi atas nilai-nilai kepemimpinan, kesetiaan, dan strategi perjuangan di masa kolonial.
Menyusuri Rute Sejarah
Peserta akan diajak mengunjungi beberapa lokasi yang memiliki keterkaitan dengan perjalanan sejarah Pangeran Sambernyawa, di antaranya Prasasti Nglaroh, Sendang Siwani dan Kare Matesih, serta sejumlah kompleks makam seperti Pasarean Patih Kudonowarso dan Kyai Kasan Nur Iman.
Halaman : 1 2 Selanjutnya







