DAILYHITS – SMA Negeri 3 Rangkasbitung menghadirkan personel Polres Lebak dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, Selasa (14/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah membentuk karakter peserta didik baru melalui edukasi tentang kedisiplinan, etika, kenakalan remaja, bahaya penyalahgunaan narkoba, hingga pentingnya menaati aturan.
Sebanyak 288 peserta didik baru mengikuti MPLS tahun ini. Mereka terbagi ke dalam delapan rombongan belajar (rombel) dan mendapatkan berbagai materi pembinaan yang melibatkan sejumlah pihak, termasuk kepolisian.
Dalam penyampaiannya, personel Polres Lebak mengajak para siswa untuk menjadi generasi yang disiplin, bertanggung jawab, menjauhi narkoba, serta mampu memanfaatkan masa sekolah sebagai bekal meraih cita-cita. Kehadiran aparat kepolisian juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran hukum dan membangun karakter positif sejak dini.
Kepala SMAN 3 Rangkasbitung, Reri Yoseline, mengatakan MPLS bukan sekadar memperkenalkan lingkungan sekolah, melainkan menjadi momentum awal untuk menanamkan nilai-nilai karakter kepada seluruh peserta didik baru.
“Melalui kegiatan ini kami ingin membangun karakter siswa yang disiplin, bertanggung jawab, berintegritas, serta memiliki semangat belajar yang tinggi. Kami mengapresiasi dukungan Polres Lebak yang telah memberikan materi yang sangat bermanfaat bagi anak-anak,” ujar Reri.
Menurutnya, kolaborasi dengan berbagai pihak merupakan salah satu langkah penting dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMAN 3 Rangkasbitung.
“Salah satu program yang sedang kami upayakan adalah menjadikan SMAN 3 Rangkasbitung sebagai sekolah yang memiliki kualitas terbaik dalam pencapaian delapan standar pendidikan,”katanya.
“Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan peran serta dan keterlibatan seluruh warga sekolah yang diawali dengan memahami arah program yang telah disusun. Di samping itu, kerja sama dengan berbagai pihak menjadi langkah awal yang sangat penting,”sambungnya.
Reri menambahkan, sekolah terus berupaya membangun sinergi melalui berbagai kegiatan sosialisasi, baik yang bersifat internal maupun eksternal, agar seluruh program pendidikan dapat berjalan secara optimal.
“Kami sudah berusaha mengadakan berbagai sosialisasi, baik yang sifatnya internal maupun eksternal. Harapan kami, seluruh program yang telah direncanakan dapat tercapai sehingga SMAN 3 Rangkasbitung mampu menjadi sekolah mandiri sekaligus sekolah rujukan yang unggul di Kabupaten Lebak,” pungkasnya. ***







