Bank Sampah Berseri Kolaborasi Pemerintah dan Warga Menjaga Kelestarian Lingkungan

- Penulis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 17:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asda II Pemkab Lebak, Ajis Suhendi (tengah) didampingi Camat Curugbitung, Endang Subrata (ke lima dari kanan) bersama forum komunikasi kecamatan saat meresmikan Bank Sampah Berseri di Desa Cilayang, Kecamatan Curugbitung, Kabupaten Lebak. (Istimewa)

Asda II Pemkab Lebak, Ajis Suhendi (tengah) didampingi Camat Curugbitung, Endang Subrata (ke lima dari kanan) bersama forum komunikasi kecamatan saat meresmikan Bank Sampah Berseri di Desa Cilayang, Kecamatan Curugbitung, Kabupaten Lebak. (Istimewa)

“Program ini juga sejalan dengan visi Kabupaten Lebak menuju lingkungan “Ruhay” singkatan dari Rukun, Unggul, Hegar, Aman, dan Nyaman, yang menjadi pedoman pembangunan daerah,”kata dia.

Di lain pihak, Camat Curugbitung, Endang Subrata, mengapresiasi kolaborasi pemerintah desa dan masyarakat dalam membangun Bank Sampah Berseri. Menurutnya, keberhasilan program ini sangat bergantung pada tingkat kesadaran warga.

Baca Juga :  Barang Bukti Hasil Kejahatan 50 Perkara di Lebak Dimusnahkan

“Langkah awal kami adalah sosialisasi terus-menerus. Tanpa kesadaran masyarakat, Bank Sampah tidak akan berjalan efektif,” ujar Endang Subrata.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah desa juga telah menetapkan Peraturan Desa (Perdes) tentang pengelolaan sampah sebagai turunan dari Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2018. Kebijakan tersebut memperkuat dasar hukum dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Baca Juga :  KPU Gandeng Perguruan Tinggi Ciptakan Pemilih Cerdas di Pemilu 2024

“Walau agak terlambat, pembentukan bank sampah ini menjadi bukti bahwa kami serius menjaga kelestarian lingkungan,” ucapnya.

Diketahui, Program Bank Sampah Berseri di Desa Cilayang mencerminkan penerapan community-based waste management atau pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Pendekatan ini menempatkan warga sebagai aktor utama dalam menjaga lingkungan, bukan sekadar penerima kebijakan. ***

Berita Terkait

Duh, Dua Tahun Pelajar SD Negeri di Pandeglang Terpaksa Belajar di Musala
Aklarasi Transformasi Digital, Pemkab Serang Siapkan ‘Super App’ Layanan Publik Terpadu
Rumah Lansia di Lebak Ludes Diamuk Si Jago Merah
Puluhan Desa Wisata di Kabupaten Serang Mayoritas Mati Suri
Seba Baduy 2026 Digelar Meriah, Ada Apa Saja?
Pemkab Serang Genjot Digitalisasi pajak, potensi kebocoran!
Terlalu Lama Plt, DPRD Lebak Desak Bupati Segera Bertindak
2 Juta Kendaraan di Banten Menunggak Pajak, Bapenda Siapkan ‘Payment Point’

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31

Duh, Dua Tahun Pelajar SD Negeri di Pandeglang Terpaksa Belajar di Musala

Jumat, 17 April 2026 - 13:03

Aklarasi Transformasi Digital, Pemkab Serang Siapkan ‘Super App’ Layanan Publik Terpadu

Jumat, 17 April 2026 - 07:56

Rumah Lansia di Lebak Ludes Diamuk Si Jago Merah

Kamis, 16 April 2026 - 14:50

Puluhan Desa Wisata di Kabupaten Serang Mayoritas Mati Suri

Rabu, 15 April 2026 - 21:30

Pemkab Serang Genjot Digitalisasi pajak, potensi kebocoran!

Berita Terbaru

Kondisi rumah Supriatman (82) yang ludes terbakar. (Istimewa)

Berita Terbaru

Rumah Lansia di Lebak Ludes Diamuk Si Jago Merah

Jumat, 17 Apr 2026 - 07:56

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Serang, Anas Dwi Satya Prasadya, memrikan keterangan kepada pers, Doc (Dir/Dailyhits.id)

Berita Terbaru

Puluhan Desa Wisata di Kabupaten Serang Mayoritas Mati Suri

Kamis, 16 Apr 2026 - 14:50