Mereka menggelar prosesi menunaikan “Cacarekan” atau menunaikan nadzar dengan cara menempelkan Dodol di mobil Bupati dan ayam panggang diletakan di kepala Ibu Bupati Lebak.
“Warga bikin dodol dan bakakak ayam, sebagai bentuk nadzar atau bahasanya cacarekan, ketika bupati datang, saking merasa bersyukur,”kata Tarya.
Menurutnya, warga juga rela meninggalkan aktivitas bertani dan berkebun untuk menyaksikan momen bersejarah tersebut. Apalagi, ini baru pertama ada Bupati berkunjung ke Cikamuning.
“Terus terang kita sangat apresiasi kepada Ibu Bupati, bagi beliau jarak bukan jadi penghalang untuk tetap menjaga silaturahmi dan terus konsisten menyapa kami warganya,”katanya.
Sementara, Kades Cikamunding Yayan Hendayana menyatakan kehadiran bupati merupakan bentuk perhatian kepada masyarakat yang selama ini memang terbentang jarak dan waktu untuk bertemu dan bersilaturahmi.
“Dan akhirnya penantian warga terkabulkan, Alhamdulillah Ibu bupati datang ke Cikamuning,”ujarnya. (*)
Halaman : 1 2





