Politisi Golkar ini juga menyarankan agar pemerintah daerah segera berembuk untuk melakukan langkah-langkah konkret. Pasalnya, dengan diterapkan sistem elektronik secara otomatis harus dilakukan lalu lintas satu arah.
“Itu harus satu arah kalau memang mau pakai sistem elektronik. Jadi Disperindag dan Dishub harus koordinasi,”katanya.
“Dan petugas petugas parkir yang sekarang ada itu harus dipikirkan. Jangan sampai pengendara yang parkir bayar berkali-kali,”tambah dia.
Sementara Asda II Bidang Ekonomi Pembangunan Kabupaten Lebak, Ajis Suhendi membenarkan parkir elektronik atau e-parking akan diujicobakan di Pasar Rangkasbitung.
“Rencananya kita ujicoba, sekarang itu lagi disiapkan beauty contest atau kontes untuk cari pengelola parkirnya,”kata Ajis. (Jalu/Red)
Halaman : 1 2







