Sekolah Lansia dan Program Sidaya
Untuk program Sidaya, Aila menyebut fokusnya pada pemberdayaan lansia melalui pendirian sekolah lansia. Saat ini, sekolah lansia telah berjalan di Desa Sindangsari (Kecamatan Pabuaran) dan Desa Pangawinan (Kecamatan Bandung).
Selain itu, berbagai kegiatan bina keluarga juga berjalan di bawah koordinasi P2K2, antara lain Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Lansia (BKL), Bina Keluarga Remaja (BKR), serta Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS) di 29 kecamatan se-Kabupaten Serang.
Sosialisasi dan Keterlibatan Kader Lapangan
Untuk memastikan program berjalan efektif, DKBP3A menggandeng jaringan tenaga penggerak desa di setiap kecamatan.
“Kami memiliki kader sebanyak 3.750 orang dari Tim Pendamping Keluarga (TPK). Mereka menjadi ujung tombak sosialisasi dan pelaksanaan program di lapangan,” kata Aila.
Ia menambahkan, masyarakat kini mulai mengetahui berbagai program unggulan DKBP3A, terutama yang masuk kategori Quick Win.
“Sosialisasi terus kami lakukan lewat tenaga penggerak desa agar informasi sampai ke masyarakat,” ujarnya.
Super Aplikasi dan Transformasi Digital
Program Super Aplikasi, yang dikembangkan oleh BKKBN Pusat, menjadi platform digital terpadu untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Aplikasi ini dirancang agar masyarakat bisa mengakses informasi akurat terkait kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan. Semua data akan terintegrasi dalam satu sistem,” jelas Aila.
Platform ini juga diharapkan dapat membantu pengambilan keputusan berbasis data serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan sosial.
Aila menegaskan, seluruh program yang dijalankan DKBP3A Kabupaten Serang sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).
“Harapan kami, program ini bisa mendukung peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Kami ingin setiap keluarga di Serang berdaya dan sejahtera,” pungkasnya. (ADV)
Halaman : 1 2







