Sebab kata dia, bangsa ini berhasil merebut kemerdekaannya dan berdiri sampai dengan saat ini karena ditopang oleh seluruh anak bangsa yang berasal dari berbagai latar belakang daerah, suku, etnis, dan agama, sambungnya.
Dengan perpaduan berbagai perbedaan dalam suatu tarian atau seni pertunjukan itulah, lanjut dia mudah dimaknai seperti kehidupan sehari-hari.
“Saling mengapresiasi, saling dukung, dan yang paling penting saling komunikasi agar terjadi kesepahaman, bukan mengedepankan perbedaan untuk kepentingan yang tidak sesuai dengan cita-cita para pendiri bangsa,”tuturnya.
Rasyid memaparkan beberapa suku yang hadir pada Seba Baduy 2023 , diantaranya dari suku Madura, Batak, Jawa, Sunda, Papua, Manado, Lampung, Nias dan beberapa suku lainnya.
Kehadiran perwakilan suku-suku pada Seba Baduy menarik perhatian para pengunjung. Silih berganti, para pengunjung berpoto bersama belasan anggota FPK ini.
Untuk diketahui, FPK dibentuk untuk menjaga kerukunan suku bangsa dan mengantisipasi pemecah belahan dari luar. (Jalu/Red)
Halaman : 1 2







