
Sementara Kepala Desa Citorek Tengah, Ajat Sudrajat, menyampaikan bahwa acara seren taun ini diselenggarakan setiap tahun dengan biaya yang berasal dari swadaya masyarakat, menunjukkan betapa pentingnya tradisi ini bagi mereka.
“Ini adalah bagian dari identitas dan budaya kami. Tradisi ini harus terus dijaga agar generasi muda tidak melupakan jati diri dan akar budaya mereka,”kata Ajat.
Banyaknya warga yang turut serta dalam acara menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan rasa syukur masih menjadi nilai utama di Desa Citorek. “Meski Citorek semakin berkembang dengan kemajuan teknologi, namun budaya dan tradisi tetap terjaga,”tambah Ketua APDESI Lebak ini.
Diketahui, perayaan Seren Taun ini tidak hanya menarik perhatian warga setempat, namun juga wisatawan yang ingin melihat langsung keunikan budaya Citorek.
Tradisi ini membuktikan bahwa di tengah arus modernisasi, kearifan lokal tetap memiliki tempat penting dan terus dipertahankan dengan penuh kebanggaan. ***
Halaman : 1 2







