Postur APBD Serang 2026 Disepakati Rp3,1 Triliun, Banggar Soroti SiLPA Rp53 Miliar

- Penulis

Selasa, 25 November 2025 - 22:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat RAPBD Tahun 2026 menuai kekecewaan DPRD kabupaten Serang, Di salah Satu Hotel kota serang, Selas (25/11) Foto : (Ist/Dailyhits).

Rapat RAPBD Tahun 2026 menuai kekecewaan DPRD kabupaten Serang, Di salah Satu Hotel kota serang, Selas (25/11) Foto : (Ist/Dailyhits).

DAILYHITD.ID – Pembahasan APBD Kabupaten Serang 2026 kembali memanas. Meski postur anggaran sebesar Rp3,1 triliun telah disepakati, Banggar DPRD Kabupaten Serang menyoroti SiLPA Rp53 miliar yang belum jelas penempatannya dan meminta TAPD segera memperbaiki struktur anggaran sebelum RAPBD diketok dalam paripurna.

Meski telah disepakati, namun Banggar DPRD Kabupaten Serang menyoroti persoalan Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SiLPA) yang mencapai Rp53 miliar.

Anggota Banggar DPRD Kabupaten Serang, Azwar Anas menyebut SiLPA ini masih menjadi polemik, lantaran belum jelas mau dimasukan ke postur yang mana.

“Makanya kita minta SiLPA ini harus dipertegas. Mau dipasang dimana? Buat nutupin defisit, buat belanja atau apa? Ini harus cepat,” kata Anas Kepada wartawan, Selasa (25/11/2025).

Baca Juga :  Mahasiswa Soroti Belanja Sewa Hotel Rp 3,3 Miliar di BPKAD Kabupaten Serang

Anas meminta TAPD segera memposisikan SiLPA dalam kurun waktu dua hari sebelum RAPBD 2026 ditetapkan dalam rapat Paripurna.

Lebih lanjut, Anas menilai, anggaran silpa sangat penting, karena hal itu sangat berpengaruh pada APBD 2026

“Makanya kita minta dalam dua hari ke depan struktur anggaran bisa diperbaiki,” kata Anas.

Sebelumnya, aroma ketegangan politik kembali menyelimuti ruang-ruang pembahasan anggaran di Kabupaten Serang.

Alih-alih merancang belanja daerah demi kepentingan publik, Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2026 justru tersandera oleh gagalnya komunikasi antara eksekutif dan legislatif.

Baca Juga :  Mau Daftar Calon Bupati Lebak Jalur Perseorangan? Yuk Simak Syarat Lengkapnya

Drama ini mencapai klimaks pada Selasa (25/11/2025). Di sebuah hotel di Kota Serang, Tim Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Serang secara terbuka menumpahkan kekecewaan mereka.

Sasaran tembak utama adalah Sekretaris Daerah (Sekda), yang merupakan komandan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Legislator menuding TAPD telah gagal membangun jembatan komunikasi yang efektif. Keterlambatan proses pembahasan bukan lagi sekadar jadwal yang molor, melainkan indikasi bahwa ada arogansi yang bermain di tubuh birokrasi.***

Berita Terkait

Enam Jabatan Eselon II Masih PLT, DPRD Serang Desak Bupati Segera Lantik Hasil Open Bidding
Satu Tahun ke Depan, PKS Lebak Fokus Perkuat Kader dan Bermanfaat untuk Masyarakat
Dadan Setiawan Resmi Pimpin DPD PAN Lebak Gantikan Hera Komaratullah
PKB Banten Cetak Kader Perempuan Lewat Diklat Perempuan Bangsa
Bawaslu Lebak Gelar Outlook Pemilu dan Pemilihan 2029
DPRD Kabupaten Serang Dorong Empat Nama Calon Sekda, Harap Diprioritaskan Bupati
Diisukan Disharmoni dengan DPRD, Bupati Ratu Zakiyah; Hubungan Kita Baik-baik Saja!
Azwar Anas Ditunjuk sebagai Jubir DPRD Kabupaten Serang di Tengah Isu Retaknya Hubungan Eksekutif-Legislatif

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:30

Enam Jabatan Eselon II Masih PLT, DPRD Serang Desak Bupati Segera Lantik Hasil Open Bidding

Minggu, 14 Desember 2025 - 11:49

Satu Tahun ke Depan, PKS Lebak Fokus Perkuat Kader dan Bermanfaat untuk Masyarakat

Selasa, 25 November 2025 - 22:18

Postur APBD Serang 2026 Disepakati Rp3,1 Triliun, Banggar Soroti SiLPA Rp53 Miliar

Sabtu, 8 November 2025 - 23:07

Dadan Setiawan Resmi Pimpin DPD PAN Lebak Gantikan Hera Komaratullah

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 19:28

PKB Banten Cetak Kader Perempuan Lewat Diklat Perempuan Bangsa

Berita Terbaru