Saat itu P yang tak lain istri pelaku tidur di kasur bagian atas. Sedangkan Mawar di bagian bawah. Tak berselang lama, MIF datang dan kembali mengunci pintu kamar.
“Pelaku menggerayangi istrinya terlebih dahulu setelah itu kepada korban,”katanya.
Dari hasil pemeriksaan pelaku nekat melakukan hal tersebut karena tergiur oleh tubuh korban. “Pelaku tergiur melihat korban yang berpakaian menggunakan daster dan melampiaskan nafsu birahinya kepada korban,”ujarnya.
Korban yang merasa tak tahan, lanjut Febby, lantas menghubungi temannya dan menceritakan semua kejadian kepada orangtuanya. “Korban juga kabur dari rumah,”ucapnya.
Atas laporan itu, Febby mengaku langsung melakukan penyelidikan mendalam dan dilakukan penangkapan terhadap MIF. “Kita sudah coba undang 2 kali untuk klarifikasi tapi tidak hadir. Akhirnya kita tangkap setelah dilakukan pencarian,”ungkapnya.
Tak sampai disitu, Febby juga mengatakan bahwa pihaknya sampai saat ini masih melakukan penyelidikan keterlibatan sang istri berinisial P dalam kasus tersebut.
“Masih kita dalami peran istrinya, kalau memang dia sengaja mempersilahkan korban dilakukan hal seperti itu oleh suaminya, maka akan kita proses juga,”tandasnya. ***
Halaman : 1 2







