Perusahaan juga menggandeng pengusaha lokal dalam berbagai kegiatan proyek, mulai dari penyediaan logistik hingga dukungan operasional.
Langkah ini, kata Ari, merupakan bentuk komitmen perusahaan agar manfaat proyek dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat Suralaya.
“Kami tidak berdiri sendiri. Kami menggandeng masyarakat dan pengusaha lokal agar manfaat proyek ini benar-benar dirasakan bersama,” ujarnya.
Proyek jembatan penghubung antara Unit 8 dan Unit 1–7 PLTU Suralaya ditargetkan rampung dalam 180 hari kalender. Hingga kini, progres pembangunan berjalan sesuai rencana.
Ari optimistis pekerjaan akan selesai tepat waktu karena seluruh tim bekerja disiplin, solid, dan selalu mengutamakan keselamatan di lapangan.
“Kami ingin hasil proyek ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung keberlangsungan operasional PLTU Suralaya,” tegasnya.
Dengan langkah cepat, terbuka, dan patuh aturan, PT Wakasatomo Engineering bertekad menjaga harmoni sosial dan memperkuat kepercayaan publik di Suralaya.***
Halaman : 1 2







