Sederet Terobosan Pejabat Lebak Optimalisasi Pelayanan Publik di Bumi Multatuli

- Penulis

Senin, 9 Desember 2024 - 19:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simposium Inovasi PKN II Kabupaten Lebak. (Istimewa)

Simposium Inovasi PKN II Kabupaten Lebak. (Istimewa)

Lebak Welkam merupakan terobosan transformasi promosi pariwisata melalaui berbagai inovasi yang adaptive dalam mengatasi permasalahan yang selama ini belum optimal yaitu, masih rendahnya kunjungan wisatawan, belum optimalnya Pendapatan Asli Daerah, masih rendahnya Kontribusi Sektor Pariwisata terhadap PDRB, masih rendahnya diversifikasi produk wisata, penyerapan tenaga kerja lokal masih rendah, belum tertatanya pelaksanaan event tematik, belum optimalnya pemanfaatan platform media digital, belum optimalnya kerjasama kemitraan Publik-PrivatePatnership dan kolaborasi pentahelix.

Layandu

Layandu merupakan terobosan yang dibuat oleh Yadi Basari Gunawan, Kepala Dinas PMPTSP Kabupaten Lebak. Layandu adalah Layanan Perijinan Dasar Terpadu, merupakan strategi Tata Kelola Penerapan Efektifitas Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Dalam rangka mengoptimalkan Pelayanan
Terpadu Satu Pintu di Kabupaten Lebak sebagai implementasi pelaksanaan Undang – Undang No 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, dipandang perlu untuk dilakukan sebuah strategi/gagasan perubahan untuk memperbaiki Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pemerintah Kabupaten Lebak.

Baca Juga :  Pemkab Lebak Usulkan BPUM ke Presiden Jokowi; Dampak Kenaikan BBM Mulai Terasa

Pelayanan Terpadu Satu Pintu dilaksanakan di Mal Pelayanan Publik di Kabupaten Lebak yang memberikan pelayanan tiga izin dasar dan pelayanan lainnya dengan menempatkan staf pelayanan dari tiga Dinas Teknis dalam satu ruangan pelayanan yang terdiri dari dinas PUPR dan Dinas Lingkungan Hidup berkaitan dengan permohnan izin PKKPR, Persetujuan Lingkungan , Persetujuan Bangunan Gedung dan SLF serta perijinan lainnya.

Emas untuk Bangsa

Emas untuk bangsa adalah Entaskan Masalah untuk Pengembangan Sawit Berkelanjutan merupakan Inovasi menjawab persoalan Isu Utama dalam hal pengembangan sawit di Kabupaten Lebak yaitu lemahnya tata kelola Perkebunan Sawit Berkelanjutan, Usia Tanaman yang sudah tidak produktif, disparitas harga Tandan Buah Segar, kapasitas dan kapabilitas pekebun yang relatif masih rendah, konflik lahan, produktivitas rendah, akurasi data pekebun, dan rendahnya realisasi Program PSR menjadi bagian dari permasalahan tata kelola sawit yang belum baik.

Baca Juga :  Seba Baduy 2026 Digelar Meriah, Ada Apa Saja?

Inovasi yang dibuat oleh Kepala Dinas Pertanian, Rahmat ini bertujuan untuk melakukan perbaikan Tata Kelola Sawit Berkelanjutan, sehingga memberikan manfaat untuk instansi dan lembaga yang beririsan dengan pengelolaan sawit tentang peran dan fungsinya serta memberikan perlindungan bagi pekebun sawit dalam melakukan usahanya.

Optimalisasi Tata Kelola Perparkiran

Terobosan ini dilakukan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak, Rully Edward. Inovasi ini hadir sebagai langkah konkret untuk meningkatkan tata kelola perparkiran di Kabupaten Lebak, guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan pelayanan publik yang lebih baik.

Salah satu penyebab terjadinya kondisi ini
diakibatkan dari Penyalahgunaan bahu dan badan jalan sebagai tempat berdagang para Pedagang Kaki lima dan parkir kendaraan yang menyebabkan penyempitan ruas jalan sehingga menimbulkan terjadinya kemacetan yang merugikan banyak orang. (Abd/Red)

Berita Terkait

Herfio Zaki Jadi Dirreskrimum Polda Banten, Jasa Raharja Muda Beri Apresiasi
Seren Taun Cisungsang Kembali Tembus KEN 2026
Kekeringan Melanda, 16.000 Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Desa Ragas
Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar Dipakai untuk Honor Lembaga di Banten
Jelang HUT Ke-81 RI, BNN Musnahkan 12 Hektare Ladang Ganja di Nagan Raya
HUT RI ke-81 Kecamatan Cibadak, Ratusan Peserta Gebyar Lari 5 Kilometer
Bukan Cuma Sidang, Puluhan Advokat PERADI Rangkasbitung Adu Seru Rayakan HUT RI ke 81
Pemuda Tapos Caang Garap Film “Sang Saka Merah Putih”, Angkat Kisah Bendera Warisan Pejuang

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 06:40

Herfio Zaki Jadi Dirreskrimum Polda Banten, Jasa Raharja Muda Beri Apresiasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:58

Seren Taun Cisungsang Kembali Tembus KEN 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:48

Kekeringan Melanda, 16.000 Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Desa Ragas

Kamis, 27 Agustus 2026 - 00:30

Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar Dipakai untuk Honor Lembaga di Banten

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:04

Jelang HUT Ke-81 RI, BNN Musnahkan 12 Hektare Ladang Ganja di Nagan Raya

Berita Terbaru

Serentaun Cisungsang, di Desa Cisungsang, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak. (Istimewa)

Berita Terbaru

Seren Taun Cisungsang Kembali Tembus KEN 2026

Senin, 31 Agu 2026 - 09:58