Seren Taun Cisungsang Kembali Tembus KEN 2026

- Penulis

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serentaun Cisungsang, di Desa Cisungsang, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak. (Istimewa)

Serentaun Cisungsang, di Desa Cisungsang, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak. (Istimewa)

DAILYHITS– Kekayaan budaya masyarakat adat di Kabupaten Lebak kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Seren Taun Kasepuhan Cisungsang, Kecamatan Cibeber, kembali ditetapkan sebagai salah satu agenda dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026).

Tradisi adat yang telah diwariskan selama ratusan tahun itu akan berlangsung pada 21-28 September 2026. Masuknya Seren Taun Cisungsang ke dalam KEN 2026 menjadi peluang bagi Kabupaten Lebak untuk semakin mengenalkan potensi budaya sekaligus pariwisatanya kepada masyarakat luas.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lebak, Yosep M Holis, mengatakan keberadaan Seren Taun dalam kalender event nasional merupakan bentuk apresiasi terhadap konsistensi masyarakat adat dalam menjaga tradisi dan kearifan lokal.

Baca Juga :  Keren! Baru 10 Hari Dilantik Jadi Anggota DPRD Banten, Ananda Langsung Bergerilya Serap Aspirasi Rakyat

Menurutnya, Seren Taun memiliki nilai budaya yang kuat dan dapat menjadi bagian penting dalam pengembangan sektor pariwisata berbasis budaya di Kabupaten Lebak.

“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya kepada event Seren Taun Cisungsang yang kembali masuk kalender KEN 2026 dari Kementerian Pariwisata RI,” ujar Yosep kepada wartawan di Rangkasbitung, Senin (31/8/2026).

Seren Taun bukan sekadar kegiatan tahunan. Bagi masyarakat adat Kasepuhan Cisungsang, tradisi ini merupakan bagian dari kehidupan yang berkaitan erat dengan pertanian dan hubungan manusia dengan alam.

Baca Juga :  Hadir di Acara Seren Tahun Cisaat, DPRD Dukung Pelestarian Budaya dan Tradisi di Lebak

Ritual tersebut menjadi ungkapan syukur atas hasil panen sekaligus doa untuk menghadapi musim tanam berikutnya.

Salah satu nilai adat yang masih dijaga hingga kini adalah perlakuan terhadap hasil panen padi. Masyarakat Cisungsang tidak menjadikan padi hasil panen sebagai komoditas yang diperjualbelikan secara bebas.

Sebagai gantinya, masyarakat dapat melakukan barter dengan hasil bumi lain atau kebutuhan tertentu. Ketentuan tersebut menjadi bagian dari cara masyarakat adat menjaga makna kemakmuran dan keberlangsungan kehidupan di lingkungan mereka.

“Ini adalah bentuk penghormatan tertinggi agar kemakmuran tidak hilang dari lumbung mereka,” kata Yosep.

Berita Terkait

Kekeringan Melanda, 16.000 Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Desa Ragas
Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar Dipakai untuk Honor Lembaga di Banten
Jelang HUT Ke-81 RI, BNN Musnahkan 12 Hektare Ladang Ganja di Nagan Raya
HUT RI ke-81 Kecamatan Cibadak, Ratusan Peserta Gebyar Lari 5 Kilometer
Bukan Cuma Sidang, Puluhan Advokat PERADI Rangkasbitung Adu Seru Rayakan HUT RI ke 81
Pemuda Tapos Caang Garap Film “Sang Saka Merah Putih”, Angkat Kisah Bendera Warisan Pejuang
Robby Sumantri Jayabaya Pimpin Kadin Lebak, Bidik UMKM dan Investasi
Kunjungi Yayasan Yunaniah Human Care, Nabil Jayabaya: Saya Salut, Ini Hebat

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:58

Seren Taun Cisungsang Kembali Tembus KEN 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:48

Kekeringan Melanda, 16.000 Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Desa Ragas

Kamis, 27 Agustus 2026 - 00:30

Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar Dipakai untuk Honor Lembaga di Banten

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:04

Jelang HUT Ke-81 RI, BNN Musnahkan 12 Hektare Ladang Ganja di Nagan Raya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:03

Bukan Cuma Sidang, Puluhan Advokat PERADI Rangkasbitung Adu Seru Rayakan HUT RI ke 81

Berita Terbaru

Serentaun Cisungsang, di Desa Cisungsang, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak. (Istimewa)

Berita Terbaru

Seren Taun Cisungsang Kembali Tembus KEN 2026

Senin, 31 Agu 2026 - 09:58

Dirgahayu Republik Indonesia. (Istimewa)

Advertorial

Ucapan Dirgahayu Republik Indonesia ke 81

Minggu, 16 Agu 2026 - 08:41