DAILYHITS – Karis Salichan Solution (KSS) menggelar open turnamen sepak bola bertajuk Cisimeut Cup 2026 di Lapangan Cisimeut Induk, Desa Cisimeut, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (18/10/2026).
Kejuaraan yang diikuti 32 tim dari berbagai daerah di Provinsi Banten ini dibuka langsung oleh founder KSS, Osep Mulyawan Sudirman Karis, yang juga menjabat sebagai Ketua Inassoc.
Antusiasme terhadap turnamen ini terlihat sejak hari pembukaan. Sejumlah pemain bintang turut meramaikan pertandingan di Lapangan Cisimeut Induk, menambah daya tarik kompetisi sekaligus memberikan hiburan bagi masyarakat yang hadir.
Osep Mulyawan Sudirman Karis mengatakan, penyelenggaraan Cisimeut Cup tidak hanya bertujuan menghadirkan kompetisi sepak bola yang menarik, tetapi juga menjadi wadah bagi para pemain untuk menunjukkan kemampuan dan meningkatkan kualitas permainan.
“Sepak bola bukan hanya soal menang atau kalah. Lebih dari itu, sepak bola mengajarkan kerja sama, kedisiplinan, sportivitas, dan bagaimana kita menghargai satu sama lain,” ujarnya.
Menurut Osep, kompetisi seperti Cisimeut Cup memiliki peran penting dalam mendorong perkembangan sepak bola daerah. Melalui turnamen terbuka, para pemain dari berbagai klub memiliki kesempatan untuk berkompetisi, menambah pengalaman bertanding, dan mengukur kemampuan mereka.
Ia berharap, kejuaraan tersebut dapat memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan sepak bola di Kabupaten Lebak dan Provinsi Banten.
“Harapannya, turnamen ini bisa menjadi ruang bagi para pemain untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kami juga ingin sepak bola terus berkembang dan melahirkan pemain-pemain potensial yang mampu bersaing di level lebih tinggi,” katanya.
Pengusaha muda yang malang melintang di dunia organisasi ini juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan penyelenggaraan Cisimeut Cup 2026.
Menurutnya, terlaksananya turnamen tersebut tidak terlepas dari peran aktif masyarakat Desa Cisimeut yang bersama-sama mempersiapkan dan mendukung kegiatan tersebut.
“Turnamen ini bisa terlaksana berkat kerja keras rekan-rekan panitia, dalam hal ini masyarakat Cisimeut, yang sudah bersama-sama berupaya menyukseskan kegiatan ini. Kami tentu sangat mengapresiasi dukungan dan kebersamaan mereka,” ungkapnya.
Ia menilai, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam penyelenggaraan kegiatan olahraga di tingkat daerah. Dukungan tersebut juga menunjukkan bahwa sepak bola memiliki daya tarik yang mampu menyatukan berbagai kalangan.
Melalui Cisimeut Cup 2026, KSS berharap semangat kebersamaan dan sportivitas dapat terus tumbuh, sekaligus memberikan ruang bagi klub dan pemain untuk berkembang melalui kompetisi yang sehat.
Dengan partisipasi 32 tim dari berbagai daerah di Banten, open turnamen ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga mempererat silaturahmi antarklub dan mendorong kemajuan sepak bola di Kabupaten Lebak. ***






