Agrowisata Cikapek Jadi Harapan Baru Kebangkitan Wilayah Tengah Lebak

- Penulis

Senin, 15 Desember 2025 - 08:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agrowisata Cikapek. (ISTIMEWA)

Agrowisata Cikapek. (ISTIMEWA)

DAILYHITS Pemerintah Kabupaten Lebak terus mendorong pemerataan pembangunan dengan menghadirkan Agrowisata Cikapek di Desa Lebak Parahiyang, Kecamatan Leuwidamar. Kawasan ini diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus destinasi unggulan di wilayah tengah Kabupaten Lebak.

Selama ini, wilayah tengah Lebak kerap tertinggal dibandingkan Lebak Utara dan Selatan. Minimnya infrastruktur, akses terbatas, serta tingginya angka kemiskinan menjadi tantangan utama. Melalui pembangunan Agrowisata Cikapek, Pemkab Lebak berupaya menghidupkan kembali denyut ekonomi masyarakat setempat.

Agrowisata Cikapek merupakan bagian dari visi pembangunan “Lebak Ruhay” dengan luas kawasan mencapai 52 hektare. Lokasinya sangat strategis karena berada di jalur wisata Rangkasbitung–Baduy, sehingga diharapkan menjadi titik singgah wisatawan sebelum melanjutkan perjalanan ke kawasan Baduy.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lebak, Yosep M Holis, mengatakan kawasan ini dirancang sebagai area terpadu, bukan sekadar destinasi wisata biasa.

“Konsepnya sebagai rest area. Wisatawan dan agen perjalanan akan diarahkan untuk transit di Agrowisata Cikapek sebelum menuju Baduy,” ujar Yosep, dikutip Senin (15/12/2025).

Dalam masterplan pembangunan, Agrowisata Cikapek dibagi menjadi 12 zonasi. Beberapa di antaranya meliputi zona pendidikan dan penelitian pertanian-perkebunan, pengembangan komoditas unggulan seperti kopi dan gula aren, pusat ekonomi kreatif, area UMKM, hingga zona khusus pariwisata.

Baca Juga :  UHC Cilegon 100 Persen, Warga Tak Perlu Khawatir untuk Berobat

Selain itu, kawasan ini juga diusulkan sebagai lokasi pembangunan Sekolah Garuda, sekolah unggulan bertaraf internasional. Pemkab Lebak telah menyiapkan lahan seluas 20 hektare untuk mendukung rencana tersebut.

“Jika terealisasi, dampak ekonominya akan sangat besar bagi wilayah tengah Lebak,” kata Yosep.

Sementara itu, Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak, Usep Suparno, menyampaikan bahwa pembangunan tahap pertama Agrowisata Cikapek telah mencapai 95 persen.

“Pembangunan sudah hampir rampung. Saat ini tinggal tahap finishing,” ujarnya.

Fasilitas utama yang telah dibangun meliputi area parkir, gedung kuliner, jalan inspeksi, toilet, gerbang kawasan, TPT, serta saluran drainase. Pembangunan dilakukan secara bertahap sejak 2024 dan ditargetkan selesai pada akhir Desember 2025.

“Target awal 2026, sekitar Januari atau Februari, Agrowisata Cikapek akan diresmikan oleh Pemerintah Kabupaten Lebak,” jelas Usep.

Meski progres pembangunan cukup signifikan, Yosep mengakui proyek ini menghadapi keterbatasan anggaran. Total kebutuhan dana diperkirakan mencapai Rp50–60 miliar. Pada tahap awal, pembangunan didukung anggaran sekitar Rp4 miliar, dilanjutkan tahap kedua sebesar Rp8 miliar, serta bantuan dari Pemerintah Provinsi Banten.

Baca Juga :  Selamat Natal dan Tahun Baru 2026

“Untuk saat ini kami fokus pada infrastruktur dasar seperti lanskap masjid, jalan, serta sistem mekanikal dan elektrikal,” ungkap Yosep.

Setelah infrastruktur dasar rampung, Pemkab Lebak akan membuka peluang investasi bagi pihak swasta untuk mengembangkan zona-zona lainnya sesuai masterplan.

Terkait status lahan, Yosep memastikan tidak ada kendala hukum. Lahan Agrowisata Cikapek merupakan bekas HGU swasta yang telah resmi dialihkan ke Pemkab Lebak dan tersertifikasi secara digital oleh ATR.

“Proyek ini bukan hanya untuk meningkatkan PAD, tetapi menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru. Lebak Utara tumbuh dengan tol dan kereta api, Lebak Selatan dengan pariwisata dan kelautan, sementara wilayah tengah kini mulai bangkit melalui Agrowisata Cikapek,” tutup Yosep.

Dengan konsep terpadu dan progres pembangunan yang hampir rampung, Agrowisata Cikapek diharapkan menjadi katalis kebangkitan ekonomi sekaligus ikon baru pariwisata Kabupaten Lebak. ***

Berita Terkait

Ucapan Selamat Serah Terima Jabatan Kapolres Lebak
Bareng BI Banten, Bapenda Lebak Gencarkan Digitalisasi Transaksi
DPRD Banten Ucapkan HUT Bhayangkara 2026
Selamat Hari Bhayangkara ke 80
10 Muharam, Ratu Ageng Rekawati Santuni 1.000 Yatim dan Dhuafa di Banten
DPRD Banten Ucapkan Hari Anti Narkotika Internasional
Pemdes Citorek Tengah Gelar Lebaran Yatim, Puluhan Anak Terima Santunan
Selamat Tahun Baru Islam 1448 H

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:28

Ucapan Selamat Serah Terima Jabatan Kapolres Lebak

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:26

Bareng BI Banten, Bapenda Lebak Gencarkan Digitalisasi Transaksi

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:54

DPRD Banten Ucapkan HUT Bhayangkara 2026

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:17

Selamat Hari Bhayangkara ke 80

Sabtu, 27 Juni 2026 - 07:38

10 Muharam, Ratu Ageng Rekawati Santuni 1.000 Yatim dan Dhuafa di Banten

Berita Terbaru

Ketua Tim Pemenangan Hasbi-Amir, Moch. Nabil Jayabaya. (Istimewa)

OPINI

Nabil Mengubah Peta?

Sabtu, 1 Agu 2026 - 19:37

Bendahara Umum DPP Gapensi, Moch. Nabil Jayabaya saat menyapa warga. (Istimewa)

Berita Terbaru

Lama Jadi Perbincangan, Nabil Jayabaya Terjun ke Politik?

Sabtu, 1 Agu 2026 - 11:47

Gedung Polres Lebak. (Istimewa)

Advertorial

Ucapan Selamat Serah Terima Jabatan Kapolres Lebak

Rabu, 29 Jul 2026 - 09:28

Satgas MBG Kadin Indonesia saat meninjau SPPG MBG Milik Jayabaya dan penerima manfaat. (Istimewa)

Berita Terbaru

SPPG MBG Milik Jayabaya Jadi Role Model Nasional Kadin Indonesia

Jumat, 24 Jul 2026 - 11:51