Pemkab Serang Genjot Digitalisasi pajak, potensi kebocoran!

- Penulis

Rabu, 15 April 2026 - 21:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Serang Bersama Mitra Bank Dalam Acafa High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Bapenda Kab. Serang di Hotell Swissbellin Cikande, Doc (Dir/Dailyhits.id)

Bupati Serang Bersama Mitra Bank Dalam Acafa High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Bapenda Kab. Serang di Hotell Swissbellin Cikande, Doc (Dir/Dailyhits.id)

DAILYHITS.ID – Pemerintah Kabupaten Serang mempercepat transformasi digital dalam pengelolaan pendapatan daerah guna mendorong kemandirian fiskal dan menutup potensi kebocoran Pajak.

Diketahui pembayaran pajak digitalisasi bisa menggunakan berbagai metode pembayaran non-tunai mulai dari virtual account hingga dompet digital.

Bupati Serang, Ratu Rachamatuzakiyah, mengatakan langkah ini ditempuh melalui penguatan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD) yang melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

“Ini kegiatan strategis dalam rangka kemandirian fiskal. Ke depan kita ingin meningkatkan pendapatan asli daerah sekaligus menghindari kebocoran,” kata Ratu Zakiyah usai Acara High Level Meeting, TP2DD Bapenda di Hotell Swissbellin Cikande, Rabu (15/42026).

Baca Juga :  Nelayan Serang Sirna di Laut, Terjatuh dari Kapal Saat Menjaring Ikan di Perairan Lontar

Menurut Zakiyah, Kabupaten Serang saat ini telah menjadi salah satu role model nasional untuk percepatab, elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD).

“ini adalah penguatan atau dorongan yang kita lakukan selaku pemerintah daerah untuk terus mengakselerasi transformasi digitalisasi di wilayah kami,” katanya.

Lebih lanjut, zakiyah, Pelatihan ini dinilai penting agar pelayanan kepada masyarakat berjalan efektif dan terintegrasi.

Baca Juga :  DPRD Lebak Dorong Program Penguatan Ponpes dan Pemberdayaan Santri Masuk RPJMD 2025-2030

Ia menargetkan, seluruh aparatur sipil negara (ASN), khususnya yang bertugas mengelola dan mengumpulkan retribusi, sudah mendapatkan pelatihan digital paling lambat akhir 2026.

“ASN harus paham apa yang harus dilakukan, bisa bersinergi dan berkoordinasi. Jika ada permasalahan di lapangan, bisa segera diatasi,” ujarnya.

Menurut Zakiyah, Kabupaten Serang saat ini telah menjadi salah satu role model nasional dalam penerapan ETPD di Kabupaten Serang.

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita: Dailyhits.id

Berita Terkait

Herfio Zaki Jadi Dirreskrimum Polda Banten, Jasa Raharja Muda Beri Apresiasi
Seren Taun Cisungsang Kembali Tembus KEN 2026
Kekeringan Melanda, 16.000 Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Desa Ragas
Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar Dipakai untuk Honor Lembaga di Banten
Jelang HUT Ke-81 RI, BNN Musnahkan 12 Hektare Ladang Ganja di Nagan Raya
HUT RI ke-81 Kecamatan Cibadak, Ratusan Peserta Gebyar Lari 5 Kilometer
Bukan Cuma Sidang, Puluhan Advokat PERADI Rangkasbitung Adu Seru Rayakan HUT RI ke 81
Pemuda Tapos Caang Garap Film “Sang Saka Merah Putih”, Angkat Kisah Bendera Warisan Pejuang

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 06:40

Herfio Zaki Jadi Dirreskrimum Polda Banten, Jasa Raharja Muda Beri Apresiasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:58

Seren Taun Cisungsang Kembali Tembus KEN 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:48

Kekeringan Melanda, 16.000 Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Desa Ragas

Kamis, 27 Agustus 2026 - 00:30

Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar Dipakai untuk Honor Lembaga di Banten

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:04

Jelang HUT Ke-81 RI, BNN Musnahkan 12 Hektare Ladang Ganja di Nagan Raya

Berita Terbaru

Serentaun Cisungsang, di Desa Cisungsang, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak. (Istimewa)

Berita Terbaru

Seren Taun Cisungsang Kembali Tembus KEN 2026

Senin, 31 Agu 2026 - 09:58