Pemkab Serang Genjot Digitalisasi pajak, potensi kebocoran!

- Penulis

Rabu, 15 April 2026 - 21:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Serang Bersama Mitra Bank Dalam Acafa High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Bapenda Kab. Serang di Hotell Swissbellin Cikande, Doc (Dir/Dailyhits.id)

Bupati Serang Bersama Mitra Bank Dalam Acafa High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Bapenda Kab. Serang di Hotell Swissbellin Cikande, Doc (Dir/Dailyhits.id)

“ini adalah penguatan atau dorongan yang kita lakukan selaku pemerintah daerah untuk terus mengakselerasi transformasi digitalisasi di wilayah kami,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Serang, Lalu Farhan Nugraha, menyebut pembentukan tim percepatan digitalisasi daerah menjadi momentum penting karena untuk pertama kalinya mendapat dukungan langsung dari kepala daerah.

“Support dari Bupati ini menjadi motivasi bagi kami dan seluruh OPD penghasil retribusi untuk mempercepat edukasi dan implementasi transaksi elektronik,” kata Lalu Farhan.

Baca Juga :  Catatan Akhir Tahun: Irwandi Menyebut Ratu Zakiyah Menyalakan Tradisi Kepemimpinan Responsif di Serang

Menurutnya, saat ini belum ada aplikasi khusus yang digunakan. Pemerintah daerah menggandeng perbankan, seperti Bank Jabar dan Bank Banten, untuk memfasilitasi transaksi digital yang dapat diakses masyarakat hingga ke 326 desa.

Ia mengatakan, Berbagai metode pembayaran non-tunai telah tersedia, mulai dari virtual account hingga dompet digital.

“Bisa Qiuris, virtual account, terus pakai dana dan lain sebagainya sudah bisa. Alfamart, Indomaret Bisa.” Ujarnya.

Baca Juga :  Pola Pemungutan Retribusi Sampah Rp1,2 Miliar di DLH Kabupaten Serang Dipertanyakan Dewan

Menurt Farhan, Bapenda mencatat capaian digitalisasi transaksi di Kabupaten Serang telah mencapai 95 persen, tertinggi secara nasional.

Farhan mengakui masih ada sebagian masyarakat yang menggunakan metode pembayaran konvensional.

“Itu menjadi pekerjaan rumah kami. Kami terus memberikan pemahaman bahwa sistem digital lebih transparan dan akuntabel, serta tetap memiliki bukti transaksi yang sah secara elektronik,” Tutup Farhan.

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita: Dailyhits.id

Berita Terkait

Keuangan Daerah Tertekan, Pemkab Lebak Bakal Hapus Honor ASN?
Proyek P3A-TGAI Cibatu di Pandeglang Dinilai Sesuai RAB dan Spesifikasi
MPLS SMAN 3 Rangkasbitung Berikan Pemahaman soal Kenakalan Remaja dan Bahaya Narkoba
AKP Fredo Leonard Jabat Kasatreskrim Polres Lebak Gantikan AKP Wisnu Adicahya
Dikasih Dana Hibah Rp2,6 Miliar, Parpol Malah Ogah Hadiri Audiensi!
DPRD Banten Ucapkan Selamat MTQ 2026
Dukung Visi Ruhay, KORPRI Lebak Bedah Rumah Warga Miskin
Munas II Inassoc, Osep Mulyawan Karis Terpilih Kembali Jadi Ketua Umum

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:22

Keuangan Daerah Tertekan, Pemkab Lebak Bakal Hapus Honor ASN?

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:33

Proyek P3A-TGAI Cibatu di Pandeglang Dinilai Sesuai RAB dan Spesifikasi

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:46

MPLS SMAN 3 Rangkasbitung Berikan Pemahaman soal Kenakalan Remaja dan Bahaya Narkoba

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:05

AKP Fredo Leonard Jabat Kasatreskrim Polres Lebak Gantikan AKP Wisnu Adicahya

Minggu, 5 Juli 2026 - 08:14

DPRD Banten Ucapkan Selamat MTQ 2026

Berita Terbaru

FOTO ILUSTRASI uang. (Dok. Kaltim Prokal)

Berita Terbaru

Keuangan Daerah Tertekan, Pemkab Lebak Bakal Hapus Honor ASN?

Rabu, 15 Jul 2026 - 11:22