AHY menyampaikan, Kementerian Pekerjaan Umum telah menyiapkan langkah-langkah antisipatif, mulai dari pemetaan titik-titik rawan kerusakan, jalan berlubang, hingga kesiapan alat berat dan material.
“Perbaikan cepat akan dilakukan untuk mencegah kecelakaan lalu lintas dan kemacetan akibat kerusakan jalan utama” ungkapnya
Tak hanya jalan raya, sektor transportasi AHY mengaku telah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan, termasuk dengan Kereta Api Indonesia, guna memperkuat sistem transportasi nasional menghadapi tantangan cuaca ekstrem.
“Banjir rob yang menghentikan ruas-ruas kereta kemarin menyebabkan banyak perjalanan dibatalkan dan mempengaruhi on time performance. Ini menjadi pelajaran penting,” ujarnya.
Ia menegaskan, cuaca ekstrem kini menjadi ancaman nyata bagi seluruh moda transportasi darat, laut, udara, hingga kereta api. Karena itu, penguatan infrastruktur dan langkah pencegahan harus terus ditingkatkan.
AHY menyebut koordinasi intensif juga dilakukan dengan BMKG. Salah satu langkah antisipasi yang ditempuh adalah pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (UMC).
“Paling tidak, ini akan mengurangi sekitar 30 persen dari dampak cuaca buruk” Pungkasnya.***
Editor : Engkos Kosasih
Sumber Berita: Dailyhits.id
Halaman : 1 2







