As-Salam Banten Serukan Masyarakat Jaga Kondusivitas, Jangan Terprovokasi Isu Perang As–Israel dengan Iran

- Penulis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua As-Salam Banten, Edi Wibowo (Ist/Dailyhits.id)

Ketua As-Salam Banten, Edi Wibowo (Ist/Dailyhits.id)

DAILYHITS.ID – Organisasi ulama dan pesantren As-Salam Banten mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta tidak mudah terprovokasi berbagai isu yang beredar di media sosial, terutama yang berkaitan dengan konflik global antara Amerika Serikat, Israel, dengan Iran.

Ketua Umum As-Salam Banten, Edi Wibowo, mengatakan pihaknya terus berupaya bersinergi dengan TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya di wilayah Banten.

“Melalui As-Salam Banten, kami terus bersinergi dengan TNI-Polri, khususnya Polri, untuk mengajak masyarakat agar senantiasa menjaga kondusivitas wilayah serta keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata Edi, Sabtu (14/3/2026).

Ia mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar di media sosial, termasuk isu provokasi dan hoaks yang dikaitkan dengan konflik internasional.

Menurutnya, sebagian informasi yang beredar bahkan mengaitkan konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran dengan narasi perang akhir zaman. Edi menilai narasi tersebut berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Caleg Terpilih DPRD Kota Serang Beri Bantuan Puluhan Juta Buat Bangun Madrasah

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh berita-berita yang belum tentu benar, termasuk narasi yang menyebut konflik tersebut sebagai perang akhir zaman,” ujarnya.

Edi menjelaskan, saat ini As-Salam Banten menaungi sekitar 700 pondok pesantren yang tersebar di Provinsi Banten. Selain mempelajari ajaran agama, para kiai dan ustaz yang tergabung dalam organisasi tersebut juga didorong untuk memahami konstitusi dan peraturan perundang-undangan.

Langkah itu dilakukan agar para tokoh agama dapat membantu menyampaikan berbagai program pemerintah kepada masyarakat di tingkat akar rumput.

“Selain mengaji dan mengkaji ayat-ayat suci, para kiai dan ustaz juga kami dorong untuk memahami ayat-ayat konstitusi serta berbagai regulasi pemerintah, sehingga program-program pemerintah pusat maupun daerah dapat tersampaikan kepada masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, para ulama dan pengasuh pesantren di kampung-kampung dapat berperan sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam memberikan edukasi dan pencerahan kepada masyarakat, khususnya terkait pentingnya menjaga ketertiban serta mematuhi aturan negara.

Baca Juga :  Miris! Dua Ruang Kelas SDN 1 Penggalang Rusak Berat, Pemkab Serang Terkesan Tutup Mata

Edi juga menyinggung pentingnya menjaga kesucian bulan Ramadan dengan memperbanyak ibadah sekaligus melakukan aktivitas sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Ibadah bukan hanya mengaji di masjid, tetapi juga memberikan edukasi dan pencerahan kepada masyarakat agar senantiasa mematuhi aturan yang telah disepakati dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ucapnya.

Selain itu, As-Salam Banten juga berkomitmen untuk mencegah berkembangnya paham radikalisme di masyarakat.

Dalam upaya tersebut, organisasi ini turut menjalin kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten untuk memberikan penyuluhan mengenai bahaya narkotika.

“Jika ada hal-hal yang mencurigakan atau berpotensi membahayakan, kami juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkannya. Kami pun bersinergi dengan BNN Provinsi Banten untuk memberikan penyuluhan terkait bahaya narkotika,” tutupnya.

Berita Terkait

GPPMI Pasang Badan Kawal Kapolri-Wakapolri Jalankan Asta Cita Prabowo-Gibran
26 Tahun Banten, DPRD Dorong Pembangunan Tak Sekadar Tumbuh, tapi Berdampak
Keren! Sekretariat DPRD Banten Kini Punya E-Setwan untuk Pelayanan Digital
Deklarasi Dini atau Sinyal Politik?
Agil Zulfikar Resmi Jadi Ketua HKTI Lebak, Bawa Misi Swasembada Pangan
Kadin Banten Buka Strategi UMKM Naik Kelas
Andra Soni Serahkan SK, M Agil Zulfikar Resmi Pegang Kendali Gerindra Lebak
Dinkes Banten Perkuat Deteksi dan Penanganan TBC Lewat Cek Kesehatan Gratis

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:32

GPPMI Pasang Badan Kawal Kapolri-Wakapolri Jalankan Asta Cita Prabowo-Gibran

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:39

26 Tahun Banten, DPRD Dorong Pembangunan Tak Sekadar Tumbuh, tapi Berdampak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:31

Keren! Sekretariat DPRD Banten Kini Punya E-Setwan untuk Pelayanan Digital

Senin, 28 September 2026 - 21:03

Deklarasi Dini atau Sinyal Politik?

Sabtu, 26 September 2026 - 17:29

Agil Zulfikar Resmi Jadi Ketua HKTI Lebak, Bawa Misi Swasembada Pangan

Berita Terbaru

Mastur Huda. (Dok. Pribadi)

OPINI

Deklarasi Dini atau Sinyal Politik?

Senin, 28 Sep 2026 - 21:03