Babak Baru Kasus Korupsi Bansos di Lebak: Masih Mungkin Ada Penambahan Tersangka

- Penulis

Sabtu, 10 Desember 2022 - 13:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasatreskrim Polres Lebak, IPTU Andi Kurniady Eka Setyabudi (tengah) mengatakan mantan pejabat Dinsos Lebak sempat melarikan diri usai korupsi duit bansos Rp308 juta. (Dailyhits)

Kasatreskrim Polres Lebak, IPTU Andi Kurniady Eka Setyabudi (tengah) mengatakan mantan pejabat Dinsos Lebak sempat melarikan diri usai korupsi duit bansos Rp308 juta. (Dailyhits)

“Penyidik dalam hal ini akan mengembangkan, jadi kemungkinan bisa saja tidak hanya satu tersangka tapi mengembang ke tersangka lain tergantung dengan perannya apakah ikut menikmati,” jelas Wiwin kepada wartawan, di Mapolres Lebak, Jumat, 9 Desember 2022.

Sejauh ini berdasarkan keterangan ET, uang ratusan juta yang ditilap dan tak disalurkan ke ratusan penerima digunakan untuk kepentingannya memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membayar hutang.

Baca Juga :  Program Poliran Polda Banten Bakal Tekan Angka Pengangguran di Tanah Jawara

“Tersangka ini mengambil alih kewenangan bendahara dinas untuk melakukan pencairan bansos dari bank bjb. Pada tahap pertama ada 52 KPM (penerima-red) yang sudah terverifikasi mendapatkan bantuan, tapi hanya 6 KPM saja yang dibagikan, dan tahap kedua dari 75 KPm hanya 8 KPM yang dibagikan,” ungkap Wiwin.

Kasat Reskrim Polres Lebak IPTU Andy Kurniadi menuturkan, ET ditangkap di wilayah Pabuaran, Kabupaten Serang.

Baca Juga :  Puluhan Kendaraan di Lebak Ditilang Gegara Terobos Operasi Patuh Maung 2025

“Setelah dilakukan gelar perkara lalu penetapan tersangka, kami lalu melakukan pencarian beberapa hari karena tersangka diketahui sudah tidak ada di rumah,” ucap Andy.

Dari pencarian tersebut, polisi berhasil menemukan keberadaan ET yang saat itu sedang berada di dalam rumah.

“Tersangka sedang bersembunyi di rumah saudaranya, dan kami harus melakukan upaya paksa penangkapan,” kata dia.

Berita Terkait

Duh, Dua Tahun Pelajar SD Negeri di Pandeglang Terpaksa Belajar di Musala
Aklarasi Transformasi Digital, Pemkab Serang Siapkan ‘Super App’ Layanan Publik Terpadu
Rumah Lansia di Lebak Ludes Diamuk Si Jago Merah
Puluhan Desa Wisata di Kabupaten Serang Mayoritas Mati Suri
Seba Baduy 2026 Digelar Meriah, Ada Apa Saja?
Pemkab Serang Genjot Digitalisasi pajak, potensi kebocoran!
Terlalu Lama Plt, DPRD Lebak Desak Bupati Segera Bertindak
2 Juta Kendaraan di Banten Menunggak Pajak, Bapenda Siapkan ‘Payment Point’

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31

Duh, Dua Tahun Pelajar SD Negeri di Pandeglang Terpaksa Belajar di Musala

Jumat, 17 April 2026 - 13:03

Aklarasi Transformasi Digital, Pemkab Serang Siapkan ‘Super App’ Layanan Publik Terpadu

Jumat, 17 April 2026 - 07:56

Rumah Lansia di Lebak Ludes Diamuk Si Jago Merah

Kamis, 16 April 2026 - 14:50

Puluhan Desa Wisata di Kabupaten Serang Mayoritas Mati Suri

Rabu, 15 April 2026 - 21:30

Pemkab Serang Genjot Digitalisasi pajak, potensi kebocoran!

Berita Terbaru

Kondisi rumah Supriatman (82) yang ludes terbakar. (Istimewa)

Berita Terbaru

Rumah Lansia di Lebak Ludes Diamuk Si Jago Merah

Jumat, 17 Apr 2026 - 07:56

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Serang, Anas Dwi Satya Prasadya, memrikan keterangan kepada pers, Doc (Dir/Dailyhits.id)

Berita Terbaru

Puluhan Desa Wisata di Kabupaten Serang Mayoritas Mati Suri

Kamis, 16 Apr 2026 - 14:50