“Saya ingin cek, itu data masih tahun 2021. Lalu saya sedang mempertanyakan metodologinya oleh BPS itu, yang ditanya siapa sebagai respoden menyatakan tidak bahagia itu siapa?,” kata Al Muktabar kepada wartawan di Gedung Samsat Kota Serang seperti dikutip dari Kompascom, Jumat, 23 September 2022.
“Itu kan sistem survei. Jadi, (kalau) dipertanyakan kepada (koresponden) yang bahagia, maka akan bahagia,” tambah Al.
Dia juga menyatakan akan berusaha membuat masyarakat di provinsi paling ujung barat Pulau Jawa ini bahagia dengan program-progran yang menyentuh masyarakat langsung.
“Nah mudah- Mudahan kita akan terus berusaha ini untuk kedepan. Saya pikir (masyarakat) harus bahagia karena bahagia itu konsep dasarnya ada di hati, happiness,”katanya.
“Kebahagian itu tempatnya ada di hati. Hari ini kita nyatakan (pembagian BLT) bagian di antara usaha untuk bahagia bersama,”sambungnya.
Halaman : 1 2







