Catatan Akhir Tahun: Irwandi Menyebut Ratu Zakiyah Menyalakan Tradisi Kepemimpinan Responsif di Serang

- Penulis

Senin, 22 Desember 2025 - 06:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPW GEMA MA menggelar Seminar Refleksi Akhir Tahun, Foto: (Ist/Dailyhits)

DPW GEMA MA menggelar Seminar Refleksi Akhir Tahun, Foto: (Ist/Dailyhits)

DAILYHITS.ID – Di tengah hiruk-piuk birokrasi di kabupaten serang, kepemimpinan yang di tunjukan Bupati dan Wakil Bupati serang, zakiyah-Najib, dinilai menandai kembalinya model pemerintahan yang responsif dan komunikatif.

Penilaian itu datang dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Generasi Muda Mathla’ul Anwar (GEMA MA) Provinsi Banten dalam catatan akhir tahun mereka.

Ketua DPW GEMA MA Banten, Apt. Irwandi Suherman, menyampaikan, Dalam tujuh bulan pertama masa jabatan Zakiyah–Najib, pemerintah Kabupaten Serang menunjukkan perubahan nyata, terutama dalam merespons kebutuhan dan keluhan masyarakat.

“Baru tujuh bulan berjalan, tapi geliat perubahan sudah terasa. Yang pertama tentu dirasakan ASN. Pada 100 hari pertama kepemimpinan Ibu Zakiyah, TPP dibayarkan tepat waktu, gaji tidak lagi telat. ASN tersenyum,” kata Irwandi usai pengajian akhir tahun di Sekretariat GEMA MA Kota Serang Tertuang Dalam tulisan, Minggu (21/12/2025).

Menurut Irwandi, indikator utama kepemimpinan yang kuat bukan sekadar program besar, melainkan kepekaan dan kecepatan dalam menyelesaikan persoalan rakyat. Ia menilai pemerintahan Zakiyah–Najib menunjukkan keseriusan dalam merawat tradisi kepemimpinan tersebut.

Baca Juga :  Enam Jabatan Eselon II Masih PLT, DPRD Serang Desak Bupati Segera Lantik Hasil Open Bidding

“Menyambut tahun baru, Pemkab Serang memperlihatkan komitmen pada kepemimpinan yang responsif. Keluhan masyarakat, dari yang strategis sampai teknis, ditanggapi dengan serius,” ujarnya.

“Ini bukan sekadar menyelesaikan masalah, tapi membangun kepercayaan publik,” tambahnya.

Ia mencontohkan respons pemerintah daerah terhadap aspirasi buruh. Saat muncul tuntutan dari kelompok pekerja, Bupati Ratu Zakiyah disebut langsung mengirim surat kepada Presiden agar suara buruh Kabupaten Serang didengar di tingkat nasional.

“Itu bukan sikap reaktif, tapi proaktif, Ada keberpihakan dan keberanian membawa aspirasi rakyat ke pusat kekuasaan,” katanya.

Selain itu, Irwandi menyoroti langkah aktif Bupati Serang yang intens melakukan advokasi ke berbagai kementerian di Jakarta.

Upaya tersebut dinilai sebagai strategi membuka akses program nasional agar Kabupaten Serang tidak tertinggal dalam pembangunan.

“Dalam tujuh bulan ini, Ibu Bupati aktif mendatangi kementerian untuk memperjuangkan program strategis bagi daerah. Ini kerja sunyi tapi berdampak besar,” tuturnya.

Di tingkat desa, GEMA MA juga mencatat aktivasi kembali koperasi desa sebagai penggerak ekonomi rakyat. Beberapa koperasi bahkan disebut mulai menjadi percontohan.

Baca Juga :  Pulau Tunda Butuh Sentuhan: 37 Rumah Nelayan Terancam Tak Layak, Pemda Serang Usulkan Tambahan 17 Bantuan BSPS

“Penguatan koperasi desa adalah fondasi ekonomi kerakyatan. Ini langkah konkret yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat bawah,” ucapnya.

Responsivitas kepemimpinan juga terlihat dari peran Wakil Bupati Najib Hamas yang dinilai sigap menanggapi laporan warga melalui media sosial. Persoalan teknis pelayanan dasar, seperti fasilitas puskesmas, disebut langsung ditindaklanjuti.

“Ada laporan pintu toilet puskesmas rusak, ada pengunjung kehilangan sepatu, itu langsung direspons. Pemimpin hadir, mendengar, dan bertindak,” ujar Irwandi.

GEMA MA Banten secara khusus mengapresiasi capaian pemerintah daerah dalam komunikasi publik, keterbukaan informasi, serta kecepatan merespons aspirasi warga.

Irwandi berharap pola kepemimpinan ini tidak berhenti sebagai pencitraan awal, tetapi menjadi budaya pemerintahan yang berkelanjutan.

“Kami melihat ini sebagai fondasi penting bagi tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan dekat dengan rakyat. Responsivitas adalah kunci kepercayaan publik,” katanya.

Ia menutup dengan harapan agar pemerintah Kabupaten Serang konsisten menjaga komunikasi dua arah dengan masyarakat.

“Ini modal awal yang baik untuk pemerintahan yang inklusif dan berpihak pada rakyat,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Belanja Tenaga Ahli Capai Rp55,47 Miliar di Tengah APBD Banten yang Terus Turun
Namanya Jadi Sorotan, Ketua DPRD Lebak Ungkap Fakta di Balik Dugaan Penculikan Aktivis LSM
Kapolda Banten Gigit Jari! Argentina Tumbang 0-1 dari Spanyol di Final Piala Dunia 2026
Keuangan Daerah Tertekan, Pemkab Lebak Bakal Hapus Honor ASN?
Proyek P3A-TGAI Cibatu di Pandeglang Dinilai Sesuai RAB dan Spesifikasi
MPLS SMAN 3 Rangkasbitung Berikan Pemahaman soal Kenakalan Remaja dan Bahaya Narkoba
AKP Fredo Leonard Jabat Kasatreskrim Polres Lebak Gantikan AKP Wisnu Adicahya
Dikasih Dana Hibah Rp2,6 Miliar, Parpol Malah Ogah Hadiri Audiensi!

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:09

Belanja Tenaga Ahli Capai Rp55,47 Miliar di Tengah APBD Banten yang Terus Turun

Senin, 20 Juli 2026 - 15:10

Namanya Jadi Sorotan, Ketua DPRD Lebak Ungkap Fakta di Balik Dugaan Penculikan Aktivis LSM

Senin, 20 Juli 2026 - 07:19

Kapolda Banten Gigit Jari! Argentina Tumbang 0-1 dari Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:22

Keuangan Daerah Tertekan, Pemkab Lebak Bakal Hapus Honor ASN?

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:33

Proyek P3A-TGAI Cibatu di Pandeglang Dinilai Sesuai RAB dan Spesifikasi

Berita Terbaru

FOTO ILUSTRASI uang. (Dok. Kaltim Prokal)

Berita Terbaru

Keuangan Daerah Tertekan, Pemkab Lebak Bakal Hapus Honor ASN?

Rabu, 15 Jul 2026 - 11:22