“Saya mengajak seluruh warga desa agar tetap menjaga dan melestarikan budaya gotong royong. Itu adalah jati diri bangsa kita,” katanya.
Ditempat Yang Sama, Kepala DPMD Kabupaten Serang, Rudy Suhartanto, menuturkan bahwa ajang LBBGR sebelumnya sempat terhenti sejak pandemi Covid-19 tahun 2019. Tahun ini, kegiatan tersebut kembali digelar dengan semangat baru.
“Kegiatan ini sempat tertunda karena pandemi. Sekarang kami hidupkan lagi untuk membangkitkan semangat gotong royong di masyarakat,” ujar Rudy.
Ia menambahkan, total hadiah LBBGR 2025 mencapai Rp400 juta dari berbagai kategori penilaian. Pihaknya berencana menambah kategori pada tahun depan agar lebih beragam dan menyentuh berbagai aspek pembangunan desa.
Sementara Kepala Desa Margagiri, Ruhul Amin, mengaku bangga atas pencapaian warganya yang berhasil meraih Juara Umum.
“Penghargaan ini tidak diraih dengan mudah. Kuncinya adalah kepercayaan dan kebersamaan masyarakat. Ketika masyarakat digerakkan bersama, hasilnya luar biasa,” tutupnya***
Halaman : 1 2







