“Selain aman dan nyaman, tentunya pengelola wisata harus transparan terkait harga makanan, tiket, dan parkir. Sehingga, wisatawan benar-benar aman dan nyaman,” ujarnya.
Iman juga mengatakan, pihaknya akan terus melaksanakan monev siaga wisata bersama stakeholder pariwista (pokdarwis, balawista, saka pariwisata, duta wisata, Genpi, Masata).
“Tak kalah penting adalah melakukan mitigasi sapras di lokasi destinasi wisata dengan membuat rambu-rambu, imbauan bagi wisatawan.Kita juga terus mengingatkan agar pengelola wisata maupun wisatawan dapat menjaga kebersihan di lokasi destinasi wisata,” katanya. (Abd/Red)
Halaman : 1 2





