Hadir pada agenda, Deputi Bank Indonesia Banten, Rawindra Ardiansyah dan Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Transformasi Digital dan Inovasi Pariwisata Masruroh yang menjelaskan jika potensi pasar wisatawan muslim dunia sangat besar.
“Wisatawan muslim dunia itu ingin dilayani sesuai agamanya, mulai dari kuliner halal, fasilitas ibadah, hingga layanan yang sesuai syariat,” katanya.
Indonesia, katanya, merupakan salah satu negara dengan tujuan wisata muslim negara-negara sahabat. Hal itu tidak terlepas dari jumlah penduduk kita yang mayoritas muslim.
“Kita bisa bersaing dengan Malaysia dan Thailand,” ujarnya.
Masruroh menilai Provinsi Banten memiliki potensi luar biasa. Berbagai even dan paket wisata banyak dilakukan, sehingga ini menjadi peluang untuk pengembangan wisata muslim di Indonesia.
Site visit oleh Tim IMTI ini kunjungi beberapa destinasi wisata yang menjadi wajah wisata ramah muslim yang terdiri dari Keraton Kaibon, Museum Negeri Provinsi Banten, Mesjid Agung Banten, dan Benteng Speelwijk pada hari pertama.
Selanjutnya kunjungan berlanjut pada fasilitas penunjang pariwisata lainnya seperti restoran bersertifikasi halal, hotel dan International Exhibition & Convention sebagai area MICE Banten serta kawasan halal pada Pantai Indah Kapuk (PIK) 2. (Adv)
Halaman : 1 2







