HMI Lebak Kecam Proyek Rempang Eco City, Pro Investor Bukan Rakyat

- Penulis

Rabu, 20 September 2023 - 15:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Cabang HMI Lebak, Ratu Nisya Yulianti saat mendistribusikan air bersih di Kecamatan Leuwidamar. (Istimewa)

Ketua Umum Cabang HMI Lebak, Ratu Nisya Yulianti saat mendistribusikan air bersih di Kecamatan Leuwidamar. (Istimewa)

Wanita yang karib disapa Caca ini memahami bahwa rencana pembangunan Rempang Eco City yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

Meski demikian, dia menilai proyek tersebut sangat ambisius dan terlihat lebih mementingkan investor daripada masyarakat.

“Menurut informasi yang ditelusuri bahwa kawasan Pulau Rempang sudah dihuni masyarakat sejak tahun 1834, sangat jauh sebelum terbentuknya BP Batam,”katanya.

Baca Juga :  Empat Bakal Calon Bupati Lebak Paparkan Visi-Misi di PKB, Hasbi Jayabaya Bicara Tata Kelola Pemerintah

“Pelaksanaan kebijakan yang dilakukan tanpa konsultasi dengan masyarakat terlihat sangat ambisius, bahkan sampai menggunakan kekuatan TNI dan Polri yang berlebihan serta brutal untuk mengusir masyarakat yang menimbulkan efek trauma kepada masyarakat ini sudah konyol dan gila,”sambung dia.

Meskipun, lanjut dia, Proyek fantastis itu memiliki potensi besar untuk menarik investasi Rp. 318 triliun hingga 2080.

Baca Juga :  Mengungkap Kebenaran di Jayasari Lebak, Warga Ramai-ramai Gelar Aksi Damai

“Tetap saja ini sangat cacat dalam hati nurani dan logika sebagai manusia, karena mengorbankan ribuan masyarakat dan 16 kampung tua yang telah ada sejak 1834 ini bukan soal masyarakat tidak bermindset maju tapi justru pelayan masyarakat yang tidak mencerminkan tugas dan peran sebagai pelayan masyarakat,” tandasnya. (*/Red)

Berita Terkait

Duh, Dua Tahun Pelajar SD Negeri di Pandeglang Terpaksa Belajar di Musala
Aklarasi Transformasi Digital, Pemkab Serang Siapkan ‘Super App’ Layanan Publik Terpadu
Rumah Lansia di Lebak Ludes Diamuk Si Jago Merah
Puluhan Desa Wisata di Kabupaten Serang Mayoritas Mati Suri
Seba Baduy 2026 Digelar Meriah, Ada Apa Saja?
Pemkab Serang Genjot Digitalisasi pajak, potensi kebocoran!
Terlalu Lama Plt, DPRD Lebak Desak Bupati Segera Bertindak
2 Juta Kendaraan di Banten Menunggak Pajak, Bapenda Siapkan ‘Payment Point’

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31

Duh, Dua Tahun Pelajar SD Negeri di Pandeglang Terpaksa Belajar di Musala

Jumat, 17 April 2026 - 13:03

Aklarasi Transformasi Digital, Pemkab Serang Siapkan ‘Super App’ Layanan Publik Terpadu

Jumat, 17 April 2026 - 07:56

Rumah Lansia di Lebak Ludes Diamuk Si Jago Merah

Kamis, 16 April 2026 - 14:50

Puluhan Desa Wisata di Kabupaten Serang Mayoritas Mati Suri

Rabu, 15 April 2026 - 21:30

Pemkab Serang Genjot Digitalisasi pajak, potensi kebocoran!

Berita Terbaru

Kondisi rumah Supriatman (82) yang ludes terbakar. (Istimewa)

Berita Terbaru

Rumah Lansia di Lebak Ludes Diamuk Si Jago Merah

Jumat, 17 Apr 2026 - 07:56

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Serang, Anas Dwi Satya Prasadya, memrikan keterangan kepada pers, Doc (Dir/Dailyhits.id)

Berita Terbaru

Puluhan Desa Wisata di Kabupaten Serang Mayoritas Mati Suri

Kamis, 16 Apr 2026 - 14:50