DAILYHITS.ID – Pemerintah Kabupaten Serang mempercepat transformasi digital dalam pengelolaan pendapatan daerah guna mendorong kemandirian fiskal dan menutup potensi kebocoran Pajak.
Diketahui pembayaran pajak digitalisasi bisa menggunakan berbagai metode pembayaran non-tunai mulai dari virtual account hingga dompet digital.
Bupati Serang, Ratu Rachamatuzakiyah, mengatakan langkah ini ditempuh melalui penguatan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD) yang melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
“Ini kegiatan strategis dalam rangka kemandirian fiskal. Ke depan kita ingin meningkatkan pendapatan asli daerah sekaligus menghindari kebocoran,” kata Ratu Zakiyah usai Acara High Level Meeting, TP2DD Bapenda di Hotell Swissbellin Cikande, Rabu (15/42026).
Menurut Zakiyah, Kabupaten Serang saat ini telah menjadi salah satu role model nasional untuk percepatab, elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD).
“ini adalah penguatan atau dorongan yang kita lakukan selaku pemerintah daerah untuk terus mengakselerasi transformasi digitalisasi di wilayah kami,” katanya.
Lebih lanjut, zakiyah, Pelatihan ini dinilai penting agar pelayanan kepada masyarakat berjalan efektif dan terintegrasi.
Ia menargetkan, seluruh aparatur sipil negara (ASN), khususnya yang bertugas mengelola dan mengumpulkan retribusi, sudah mendapatkan pelatihan digital paling lambat akhir 2026.
“ASN harus paham apa yang harus dilakukan, bisa bersinergi dan berkoordinasi. Jika ada permasalahan di lapangan, bisa segera diatasi,” ujarnya.
Menurut Zakiyah, Kabupaten Serang saat ini telah menjadi salah satu role model nasional dalam penerapan ETPD di Kabupaten Serang.
Editor : Engkos Kosasih
Sumber Berita: Dailyhits.id
Halaman : 1 2 Selanjutnya







