HUT ke 24, Pengangguran di Banten Masih Tertinggi di Indonesia

- Penulis

Jumat, 4 Oktober 2024 - 17:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor Untirta, Prof Fatah Sulaiman. (Istimewa)

Rektor Untirta, Prof Fatah Sulaiman. (Istimewa)

DAILYHITS SERANG– Angka pengangguran di Provinsi Banten menjadi nomor 1 di Indonesia. Hal ini tentunya menjadi perbincangan hangat publik seiring dengan usia daerah dengan julukan Tanah Jawara sudah berusia 24 tahun.

Salah satu tokoh di Banten, Fatah Sulaiman angkat bicara mengenai isu pengangguran di Provinsi Banten. Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) ini meminta semua pihak agar tidak galau dengan angka-angka statistik tersebut.

“Makanya saya bilang jangan galau dengan angka-angka statistik pengangguran terbuka di Banten,” kata Fatah Suliman saat membacakan sambuta mewaili tokoh masyarakat Banten pada Rapat Paripurna Dalam Rangka HUT Banten ke-24 di Gedung DPRD Banten, Jumat, 4 Oktober 2024.

Baca Juga :  Duh, 412 Ribu Warga Banten Nganggur

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) per Februari 2024 di Provinsi Banten menembus 7,02 persen. Angka tersebut menjadikan provinsi Banten menempati urutan nomor satu angka pengangguran tertinggi di seluruh provinsi di Indonesia.

Jumlah pengangguran di Provinsi Banten per Februari 2024 mencapai 424,69 ribu orang. Jumlah itu sebenarnya turun 61.666 orang dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Terkait angka penganguran terbuka itu, Fatah menyarankan semua pihak bersama-sama melakukan intervensi nyata. Salah satunya dengan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang bermutu dan unggul.

Baca Juga :  Nasib Afifuddin Digantung! Bipartit Kedua di PT Asietex Tak Jelas

“Kita intervensi puta-putri daerah Banten bisa. Setelah kita intervensi puta-putri daerah Banten, Untirta kerjasama dengan pemda Banten dan industri,” terang Fatah.

“Hampir 1.986 putra putri Banten sudah tersebar di seluruh penjuru dunia berkiprah di industri petrokimia. Gak ada yang gak bisa. Putra putri Banten bisa,” sambung Fatah.

Pada kesempatan itu Fatah juga menyingung soal etos kerja warga Banten. Ia menyebut, warga Banten tidak kalah hebat dengan warga daerah lainnya.

Berita Terkait

Herfio Zaki Jadi Dirreskrimum Polda Banten, Jasa Raharja Muda Beri Apresiasi
Seren Taun Cisungsang Kembali Tembus KEN 2026
Kekeringan Melanda, 16.000 Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Desa Ragas
Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar Dipakai untuk Honor Lembaga di Banten
Jelang HUT Ke-81 RI, BNN Musnahkan 12 Hektare Ladang Ganja di Nagan Raya
HUT RI ke-81 Kecamatan Cibadak, Ratusan Peserta Gebyar Lari 5 Kilometer
Bukan Cuma Sidang, Puluhan Advokat PERADI Rangkasbitung Adu Seru Rayakan HUT RI ke 81
Pemuda Tapos Caang Garap Film “Sang Saka Merah Putih”, Angkat Kisah Bendera Warisan Pejuang

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 06:40

Herfio Zaki Jadi Dirreskrimum Polda Banten, Jasa Raharja Muda Beri Apresiasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:58

Seren Taun Cisungsang Kembali Tembus KEN 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:48

Kekeringan Melanda, 16.000 Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Desa Ragas

Kamis, 27 Agustus 2026 - 00:30

Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar Dipakai untuk Honor Lembaga di Banten

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:04

Jelang HUT Ke-81 RI, BNN Musnahkan 12 Hektare Ladang Ganja di Nagan Raya

Berita Terbaru

Serentaun Cisungsang, di Desa Cisungsang, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak. (Istimewa)

Berita Terbaru

Seren Taun Cisungsang Kembali Tembus KEN 2026

Senin, 31 Agu 2026 - 09:58