“Ini murid dan guru, dan kita ingin agar hubungan mereka kembali normal. Penonaktifan ini bukan pemberhentian, tapi langkah sementara untuk menyelamatkan dunia pendidikan,” ujar Andra.
Andra mengatakan bahwa Dini akan kembali menjalankan tugasnya sebagai Kepala SMAN 1 Cimarga. “Ibu Dini akan kembali menjalankan tugasnya (Kepsek SMAN 1 Cimarga-red) karena kegiatan belajar mengajar (KBM) sudah berjalan normal,”katanya.
Andra berharap peristiwa ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak — baik tenaga pendidik, siswa, maupun orang tua — agar disiplin dan pendidikan karakter tetap dijalankan tanpa kekerasan.
Terpisah Wakil Ketua DPRD Lebak, M. Agil Zulfikar mendukung langkah tegas Gubernur Banten, Andra Soni dalam menengahi persoalan antara kepala sekolah dengan siswa.
“Alhamdulillah Pak Gubernur telah mempertemukan keduanya. Disitu mereka sepakat untuk saling memaafkan dan Pak Gubernur juga kembali mengaktifkan ibu kepala sekolah,”tandasnya.
Sebelumnya, Gubernur Banten, Andra Soni menonaktifkan atau mencopot kepala sekolah SMAN 1 Cimarga, Dini Fitria karena dilaporkan telah menampar siswa yang ketahuan merokok. ***
Halaman : 1 2





