“Tadi kita membersamai ustadz Lancip, yang memang dikawal langsung dari Rangkasbitung oleh Agam Suherman salah satu tenaga pendidik juga di kecamatan Cimarga, menyerahkan koper dan beberapa perlengkapan lainnya kepada Ibu Dini untuk persiapan berangkat Umroh,”kata warga sekitar Wildan Hidayatullah yang juga kerabat Ustadz Lancip usai mendampingi.
Wildan mengatakan bahwa saat penyerahan terjadi diskusi hangat antara PT Madinah Daarul Shafa Amanah dengan Dini Fitria. “Alhamdulillah berlangsung hangat dan haru ya,”kata pria yang berprofesi sebagai petugas Jasa Raharja Banten Selatan ini.
Dia juga mengatakan bahwa berdasarkan diskusi, Dini akan berangkat ke baitullah pada Juli 2026. “Dalam pertemuan itu juga dibahas kalau Ibu Dini rencananya berangkat pada Juli 2026. Tapi Ustadz Lancip sedang mengupayakan siapa tau bisa lebih cepat,”katanya.
Pria yang aktif di komunitas komunikasi Lebak Selatan ini berharap peristiwa yang menimpa Dini Fitria menjadi pembelajaran bagi semua. “Kita sebagai anak yang pernah di didik oleh guru tentu merasa kecewa ketika ada generasi dari kita yang justru malah melaporkan ke polisi karena tidak terima dengan proses atau cara mendidik. Keikhlasan Bu Dini dalam menjalankan tugas dan menghadapi semuanya akhirnya berbuah hikmah melalui travel milik Ustadz Lancip Bu Dini akhirnya bisa pergi umroh. Alhamdulillah semoga semuanya bisa mengambil pelajaran berharga dari peristiwa ini,”tandas Admin Forum Komunikasi Lebak Selatan ini. ***
Halaman : 1 2





