Mahasiswa Serang Gedor 100 Hari Bupati, Tuding Penuh Gimmick dan Pencitraan

- Penulis

Minggu, 31 Agustus 2025 - 23:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi mahasiswa serang, Minggu (31/8) Di depan Gedung Pendopo Kab Serang (foto : Istimewa/Dailyhits)

Aksi mahasiswa serang, Minggu (31/8) Di depan Gedung Pendopo Kab Serang (foto : Istimewa/Dailyhits)

DAILYHITS.ID – Puluhan mahasiswa dari HMI MPO Serang Raya, Aliansi Mahasiswa Kabupaten Serang, dan Forum Aktivis Serang Raya yang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Mahasiswa Rakyat Menggedor aksi unjuk rasa di depan Pendopo Bupati Serang.

Berdasarkan informasi yang di Himpun Dailyhit Aksi digelar menjelang genap 100 hari kinerja Bupati dan Wakil Bupati Serang yang dinilai gagal mewujudkan visi “Kabupaten Serang Bahagia”.

Dalam aksi tersebut, massa membawa poster dan spanduk berisi kritik terhadap pemerintah daerah.

Koordinator Aliansi Mahasiswa Menggugat, Wildan, menuding kepemimpinan saat ini hanya sibuk pencitraan tanpa menyentuh persoalan mendasar seperti infrastruktur, pelayanan publik, dan masalah sosial-ekonomi.

Baca Juga :  Dua Paslon Gubernur Banten Berebut Suara di Hari Pertama Kampanye

“Kabupaten Serang bahagia hanyalah mimpi belaka jika pemerintah hanya sibuk pencitraan tanpa kerja nyata untuk rakyat,” ujar Wildan kepada watrawantertuang dalam tulisan, Minggu (31/8/2025).

Mahasiswa menyampaikan 10 tuntutan, di antaranya:

menghentikan dan mengevaluasi proyek PLTS Desa Luwuk, Gunung Sari. menutup tempat hiburan malam. mengatasi pengangguran dengan membuka lapangan kerja. menjamin skema bantuan dan pinjaman. memperluas sarana pengelolaan sampah. menindak praktik pungli di pemerintahan desa. merealisasikan pembangunan Gedung BPSDM. menghentikan sidak gimmick di rumah sakit dan membenahi pelayanan kesehatan. mewujudkan keterbukaan informasi publik serta menutup tambang ilegal di Kabupaten Serang.

Baca Juga :  Pasutri di Cilegon Kompak Jadi Penjahat Lalu Ditangkap Polisi, Kasus Apa?

Ketua HMI MPO Serang Raya, Jamal, menilai 100 hari pertama seharusnya menjadi momentum pemerintah membuktikan komitmen kerja nyata.

“Jika 100 hari saja sudah gagal menjawab persoalan rakyat, bagaimana nasib lima tahun ke depan? Pemerintah harus serius mengevaluasi dan menjawab tuntutan ini,” ujarnya.

Memurut Rifki, Koordinator Forum Aktivis Mahasiswa Serang, menegaskan pihaknya akan menggelar aksi lanjutan pada 3 September jika tuntutan tidak diindahkan.

“Kita akan turun lagi Bakan lebih banyak dari hari ini pada 3 september jika tuntutan tidak  di tanggapi,”Pungkasnya.***

Berita Terkait

Kejar Pemerataan Infrastruktur, Bupati Serang Usulkan 26 Ruas Jalan ke Pemprov Banten
Pemkab Serang Genjot UMKM Naik Kelas, 23 Produk Lokal Tembus Ritel Modern
Demi Warga yang Membutuhkan, DPRD Banten Dorong Perbaikan Data Bansos
32 Tim Sepakbola Banten Berebut Gelar Juara Open Turnamen Cisimeut Cup
Bedolan Pamarayan Kembali Digelar, Bupati Zakiyah Dorong Tradisi Lokal Jadi Penggerak Ekonomi Warga
Bupati Ratu Rachmatuzakiyah Perkuat Pelayanan Sosial, Dinsos Jemput Bola Perbarui Data Warga
DPRD Kabupaten Serang Perkuat Komitmen Kawal Ekonomi Rakyat dan Pembangunan Desa
Kapolri Rombak Jajaran Polda Banten, Sejumlah Posisi Strategis Berganti

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:58

Kejar Pemerataan Infrastruktur, Bupati Serang Usulkan 26 Ruas Jalan ke Pemprov Banten

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:51

Pemkab Serang Genjot UMKM Naik Kelas, 23 Produk Lokal Tembus Ritel Modern

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:24

Demi Warga yang Membutuhkan, DPRD Banten Dorong Perbaikan Data Bansos

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:01

32 Tim Sepakbola Banten Berebut Gelar Juara Open Turnamen Cisimeut Cup

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:48

Bupati Ratu Rachmatuzakiyah Perkuat Pelayanan Sosial, Dinsos Jemput Bola Perbarui Data Warga

Berita Terbaru

Hari Santri Nasional 2026. (Istimewa)

Advertorial

Selamat Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 18:52