Karenanya, Kementan terus melaksanakan berbagai program diantaranya The Development of Integrated Farming System in Upland Area (Upland).
Di mana, menurut Rahmat, Kabupaten Lebak menjadi salah satu daerah yang terpilih untuk lokasi pelaksanaan kegiatan Upland Project pada lahan seluas kurang lebih 500 hektare dengan komoditas manggis.
Tiga Kecamatan di Lebak, tutur dia disiapkan untuk Uplan Manggis ini yaitu kecamatan Cibeber, Lebakgedong dan Cipanas.
“Upland merupakan proyek pengembangan sistem pertanian terpadu di daerah dataran tinggi yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan pendapatan petani melalui pembangunan dan peningkatan infrastruktur lahan dan air, sistem pertanian modern dan penanganan pasca panen,”katanya.
“Kita berharap ini menjadi titik awal untuk kemandirian pangan di Indonesia khusnya Lebak,”tambah dia.
Sekretaris Distan Lebak Iman Nurjaman menambahkan, Upland merupakan program yang sangat memotivasi untuk peningkatan produksi dan produktivitas pertanian. Di Lebak selama ini ada beberapa Kecamatan yang memang penghasil manggis.
“Apalagi, Kabupaten Lebak merupakan daerah penyangga ibu kota juga daerah konservasi dan berbasis pertanian,” katanya.
Menurutnya, agrribisnis manggis dan durian sangat menjanjikan karena memiliki nilai jual tinggi.
“Durian Lebak ini kan dicari oleh halayak luar. Karena itu bila dipadukan dengan visi bupati akan sangat baik,” tandasnya.
Halaman : 1 2





