Marah! PKL Pasar Semi Kepung DPRD Lebak

- Penulis

Rabu, 26 November 2025 - 19:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PKL Pasar Semi Rangkasbitung saat audiensi dengan DPRD Lebak. (Istimewa)

PKL Pasar Semi Rangkasbitung saat audiensi dengan DPRD Lebak. (Istimewa)

DAILYHITS – Ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) Pasar Semi Kecamatan Rangkasbitung mendatangi gedung DPRD Lebak pada Rabu (26/11/2025). Mereka mengadukan kondisi pasar baru yang dinilai belum layak dihuni karena sepi pembeli dan fasilitas umum yang belum tersedia.

Sedikitnya 826 pedagang melayangkan protes kepada pemerintah daerah. Mereka menilai sejumlah fasilitas vital di Pasar Semi belum siap digunakan, seperti bangunan yang belum tertata, tidak adanya mushola, serta ketiadaan toilet umum.

Iwan, perwakilan PKL, mengungkapkan bahwa Pasar Semi yang dijadikan lokasi relokasi PKL Kalijaga justru tidak memenuhi standar kelayakan. Menurutnya, kondisi tersebut membuat aktivitas jual beli menurun tajam.

Baca Juga :  Gegara Protes Soal THR, Buruh Harian PT Asiatex Sinar Indopratama Langsung Dipecat!

“Gedung belum tertata, ruang parkir tidak jelas, toilet tidak ada, mushola tidak disediakan. Bahkan pedagang dari luar kembali berjualan di area luar pasar. Akibatnya pedagang di dalam jadi sepi,” tegas Iwan saat audiensi bersama DPRD Lebak.

Keluhan serupa disampaikan Adang, pedagang lainnya. Ia menilai kurangnya ketegasan Pemkab Lebak dan Satpol PP membuat lapak-lapak liar bermunculan di area parkir hingga memakan badan jalan.

“Kami sudah pindah ke dalam pasar, tapi malah rugi karena pembeli lebih memilih pedagang yang berjualan di bagian depan. Kondisinya sekarang lebih semrawut dibanding saat kami masih di Sunan Kalijaga,” ujarnya.

Baca Juga :  Area Pasar Rangkasbitung Dipasang Gate Parkir, Melintas ke Empang Gratis

Leni, pedagang lain, juga menegaskan bahwa ketidaktegasan pemerintah memperburuk keadaan. “Lapak liar tumbuh lagi, pasar makin kacau. Kami merasa pemkab tidak punya konsep yang matang,” katanya.

Menanggapi keluhan tersebut, Ketua DPRD Lebak Juwita Wulandari berkomitmen menindaklanjuti aspirasi PKL dan mengoordinasikannya dengan pemerintah daerah.

“Semua masukan dari masyarakat tentu akan kami sampaikan kepada pihak eksekutif. Ketika pedagang dipindahkan ke lokasi baru, infrastrukturnya harus sudah siap. Jangan sampai terjadi gejolak seperti yang kita lihat sekarang,” tegas Juwita. ***

Berita Terkait

Duh, Dua Tahun Pelajar SD Negeri di Pandeglang Terpaksa Belajar di Musala
Aklarasi Transformasi Digital, Pemkab Serang Siapkan ‘Super App’ Layanan Publik Terpadu
Rumah Lansia di Lebak Ludes Diamuk Si Jago Merah
Puluhan Desa Wisata di Kabupaten Serang Mayoritas Mati Suri
Seba Baduy 2026 Digelar Meriah, Ada Apa Saja?
Pemkab Serang Genjot Digitalisasi pajak, potensi kebocoran!
Terlalu Lama Plt, DPRD Lebak Desak Bupati Segera Bertindak
2 Juta Kendaraan di Banten Menunggak Pajak, Bapenda Siapkan ‘Payment Point’

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31

Duh, Dua Tahun Pelajar SD Negeri di Pandeglang Terpaksa Belajar di Musala

Jumat, 17 April 2026 - 13:03

Aklarasi Transformasi Digital, Pemkab Serang Siapkan ‘Super App’ Layanan Publik Terpadu

Jumat, 17 April 2026 - 07:56

Rumah Lansia di Lebak Ludes Diamuk Si Jago Merah

Kamis, 16 April 2026 - 14:50

Puluhan Desa Wisata di Kabupaten Serang Mayoritas Mati Suri

Rabu, 15 April 2026 - 21:30

Pemkab Serang Genjot Digitalisasi pajak, potensi kebocoran!

Berita Terbaru

Kondisi rumah Supriatman (82) yang ludes terbakar. (Istimewa)

Berita Terbaru

Rumah Lansia di Lebak Ludes Diamuk Si Jago Merah

Jumat, 17 Apr 2026 - 07:56

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Serang, Anas Dwi Satya Prasadya, memrikan keterangan kepada pers, Doc (Dir/Dailyhits.id)

Berita Terbaru

Puluhan Desa Wisata di Kabupaten Serang Mayoritas Mati Suri

Kamis, 16 Apr 2026 - 14:50