Menunggu yang Terlalu Lama: Peran DPRD Lebak di Balik Percepatan Hunian Tetap

- Penulis

Kamis, 22 Januari 2026 - 15:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAILYHITS – Enam tahun sudah berlalu sejak banjir bandang menerjang Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak. Namun bagi sebagian warga, bencana itu seakan belum benar-benar usai.

Mereka masih bertahan di hunian sementara (huntara), rumah darurat berdinding dan beratapkan terpal, menunggu kepastian yang tak kunjung datang: hunian tetap (huntap).

Di tengah penantian panjang itu, DPRD Kabupaten Lebak mengambil peran lebih dari sekadar pengawas kebijakan. Para wakil rakyat turun tangan, membuka jalan percepatan agar mimpi warga memiliki rumah layak huni tak lagi menjadi sekadar janji.

Langkah konkret pun dilakukan. DPRD Lebak menggelar rapat koordinasi lintas sektor, mendorong pemerintah daerah dan pihak terkait untuk mencari solusi percepatan pembangunan huntap. Salah satu hasil pentingnya adalah pengalihan anggaran sebesar Rp2,5 miliar dari Belanja Tidak Terduga (BTT) yang difokuskan untuk pematangan lahan bagi warga yang selama ini tinggal di huntara.

Baca Juga :  Viral Balap Liar di Lebak Dibubarkan Polisi dan Warga, Satu Diamankan

Upaya tersebut tak berhenti di tingkat daerah. Baru-baru ini, sejumlah anggota DPRD Lebak yang dikomandoi Juwita Wulandari, Acep Dimyati, dan Yanto melangkah lebih jauh dengan menemui DPRD Provinsi Banten. Dalam pertemuan itu, mereka menggelar rapat bersama Pemerintah Provinsi Banten, membahas percepatan pembangunan huntap yang selama ini terhambat oleh berbagai persoalan regulasi.

Dorongan ini bukan tanpa alasan. Selama enam tahun, DPRD Lebak terus menerima keluhan dan aspirasi warga Lebakgedong yang mempertanyakan kejelasan nasib hunian mereka. Kondisi tersebut semakin terasa pilu ketika warga korban banjir bandang di Kabupaten Bogor—yang terdampak bencana serupa—telah lebih dulu menempati hunian tetap yang dibangun pemerintah daerah setempat.

Baca Juga :  DPRD Lebak Gelar Rapat Paripurna 3 Raperda

Sementara itu, di Lebak, proses pembangunan huntap masih tertahan oleh regulasi yang berjalan alot. Menyikapi kebuntuan tersebut, DPRD Lebak kembali mengambil inisiatif dengan bersurat ke Komisi V DPR RI. Harapannya, persoalan ini dapat dibahas bersama pemerintah pusat agar ada titik terang bagi ratusan warga yang terlalu lama hidup dalam ketidakpastian.

Bagi DPRD Lebak, perjuangan ini bukan sekadar soal pembangunan fisik rumah, melainkan tentang menghadirkan kembali rasa aman dan martabat bagi warga yang menjadi korban bencana. Di balik dinding terpal huntara, ada harapan yang terus dijaga—dan DPRD Lebak berupaya memastikan harapan itu segera berubah menjadi hunian tetap yang layak dan manusiawi. ***

Berita Terkait

Satlantas Polres Lebak Survei Jalur Mudik Lebaran 2026 : Beberapa Titik Rusak
Harmonisasi Dua Raperda, DPRD Lebak Dorong Perlindungan Disabilitas dan Transportasi Tertib
Empat Pelabuhan di Banten Disiagakan saat Arus Mudik Lebaran 2026
Rawat Toleransi di Bulan Ramadan, GBI Eleazar dan Ansor Kota Serang Bagikan Takjil Gratis
Tawuran Remaja Nodai Ramadan, IPPNU Banten Minta Keamanan Dijaga Ketat
BPKPAD Cilegon Lelang Kendaraan Dinas Tak Terpakai, Bidik PAD Tembus Rp2 Miliar
Mendes PDT Sebut ‘Haram’ Izin Baru Ritel Modern
Tak Sampai Sehari, Pelaku Curanmor yang Viral di Lebak Berhasil Diciduk

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 12:51

Satlantas Polres Lebak Survei Jalur Mudik Lebaran 2026 : Beberapa Titik Rusak

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:05

Harmonisasi Dua Raperda, DPRD Lebak Dorong Perlindungan Disabilitas dan Transportasi Tertib

Kamis, 5 Maret 2026 - 17:31

Empat Pelabuhan di Banten Disiagakan saat Arus Mudik Lebaran 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 02:10

Rawat Toleransi di Bulan Ramadan, GBI Eleazar dan Ansor Kota Serang Bagikan Takjil Gratis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 15:04

Tawuran Remaja Nodai Ramadan, IPPNU Banten Minta Keamanan Dijaga Ketat

Berita Terbaru