Muhibbin Soroti CKG, Jangan Berhenti di Angka, Warga Sakit Harus Dapat Pengobatan

- Penulis

Senin, 7 September 2026 - 11:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin saat mendampingi Gubernur Banten Andra Soni meninjau pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Universitas Faletehan, (Dok).

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin saat mendampingi Gubernur Banten Andra Soni meninjau pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Universitas Faletehan, (Dok).

DAILYHITS.ID – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Provinsi Banten telah menjangkau sekitar 6,6 juta warga per Januari hingga 3 September 2026.

Namun, tingginya angka partisipasi tersebut dinilai tidak boleh berhenti sebatas jumlah warga yang diperiksa.

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Serang, Ahmad Muhibbin, meminta hasil pemeriksaan CKG benar-benar ditindaklanjuti, terutama bagi warga yang ditemukan memiliki gangguan kesehatan dan membutuhkan pengobatan maupun pemeriksaan lanjutan.

“Keberhasilan CKG tidak boleh berhenti pada jumlah warga yang diperiksa. Namun yang lebih penting memastikan warga yang ditemukan kesehatan bermasalah mendapat tindak lanjut,” ujar Muhibbin kepada wartawan tertuang dalam tulisan, Senin (7/9/2026).

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan secara rutin penting karena sejumlah penyakit dapat berkembang tanpa menunjukkan gejala yang jelas pada tahap awal.

Baca Juga :  Kuliner dan Kriya Jadi Produk Andalan Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Lebak

Ia mencontohkan hipertensi dan diabetes yang kerap baru diketahui ketika kondisi kesehatan seseorang sudah terganggu.

“Melalui pemeriksaan rutin, potensi gangguan kesehatan bisa diketahui lebih awal sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat. Pemerintah tidak hanya hadir saat masyarakat sakit. Pemerintah mendorong masyarakat untuk menjaga kesehatan sebelum penyakit menjadi berat,” katanya.

Muhibbin menilai program CKG memiliki fungsi penting dalam mengubah pola masyarakat yang selama ini cenderung datang ke fasilitas kesehatan ketika sudah mengalami keluhan atau sakit.

Melalui pemeriksaan gratis, masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya sekaligus memperoleh edukasi mengenai langkah pencegahan dan perubahan pola hidup.

“CKG bukan sekadar pemeriksaan gratis. CKG adalah bentuk nyata kehadiran negara. Program ini mendorong masyarakat mengenali kondisi kesehatannya sejak dini, sebelum penyakit berkembang menjadi berat,” ujarnya.

Baca Juga :  Duh, Dua Tahun Pelajar SD Negeri di Pandeglang Terpaksa Belajar di Musala

Ia menyebut pelaksanaan CKG di Banten telah menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan pemeriksaan kesehatan preventif.

Hingga 3 September 2026, sekitar 6,6 juta warga Banten disebut telah mengikuti CKG dari total penduduk sekitar 12,9 juta jiwa. Angka tersebut setara sekitar 51 persen penduduk dan melampaui target nasional sebesar 46 persen atau sekitar 5,93 juta orang.

Muhibbin mengatakan capaian tersebut juga menunjukkan adanya peningkatan partisipasi masyarakat dalam waktu singkat. Pada 1 September 2026, angka partisipasi CKG di Banten disebut sekitar 6,4 juta jiwa, kemudian meningkat menjadi sekitar 6,6 juta jiwa dua hari berikutnya.

Berita Terkait

KH Saifun Nawasi Sebut Piagam Al-Fathaniyah sebagai Embrio Hari Santri Nasional
Kejar Pemerataan Infrastruktur, Bupati Serang Usulkan 26 Ruas Jalan ke Pemprov Banten
Pemkab Serang Genjot UMKM Naik Kelas, 23 Produk Lokal Tembus Ritel Modern
Demi Warga yang Membutuhkan, DPRD Banten Dorong Perbaikan Data Bansos
32 Tim Sepakbola Banten Berebut Gelar Juara Open Turnamen Cisimeut Cup
Bedolan Pamarayan Kembali Digelar, Bupati Zakiyah Dorong Tradisi Lokal Jadi Penggerak Ekonomi Warga
Bupati Ratu Rachmatuzakiyah Perkuat Pelayanan Sosial, Dinsos Jemput Bola Perbarui Data Warga
DPRD Kabupaten Serang Perkuat Komitmen Kawal Ekonomi Rakyat dan Pembangunan Desa

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:50

KH Saifun Nawasi Sebut Piagam Al-Fathaniyah sebagai Embrio Hari Santri Nasional

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:58

Kejar Pemerataan Infrastruktur, Bupati Serang Usulkan 26 Ruas Jalan ke Pemprov Banten

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:51

Pemkab Serang Genjot UMKM Naik Kelas, 23 Produk Lokal Tembus Ritel Modern

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:01

32 Tim Sepakbola Banten Berebut Gelar Juara Open Turnamen Cisimeut Cup

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:42

Bedolan Pamarayan Kembali Digelar, Bupati Zakiyah Dorong Tradisi Lokal Jadi Penggerak Ekonomi Warga

Berita Terbaru

Hari Santri Nasional 2026. (Istimewa)

Advertorial

Selamat Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 18:52