DAILYHITS.ID – Seperti mentari yang terbit setelah malam panjang, harapan baru bagi pencari kerja di Kabupaten Serang kini terbuka melalui gelaran Naker Fest Kabupaten Serang 2025.
Program ini menjadi titik temu antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan yang kian kompleks.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnaker) Kabupaten Serang, Diana Ardhianty Utami, SH., MM, menegaskan bahwa masalah ketenagakerjaan masih menjadi persoalan bersama.
“Sebagaimana kita ketahui bahwa masalah ketenagakerjaan di Kabupaten Serang merupakan masalah bersama. Menurut data BPS Kabupaten Serang, berdasarkan hasil Sakernas Agustus 2024, jumlah pengangguran terbuka sebesar 9,16 persen, turun 0,76 persen dibanding Agustus 2023,” ujar Dian Ardhianty, Kamis (11/9/2025).
“Meski demikian, Kabupaten Serang masih tertinggi tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Banten,” tambahnya.
Diana menekankan, kondisi ini harus segera ditangani agar tidak memicu lonjakan pengangguran di masa mendatang.
Menurutnya, penyelesaian persoalan tenaga kerja tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif perusahaan, pengusaha, pencari kerja, hingga para pemangku kepentingan.
“Pertumbuhan angkatan kerja lebih cepat dibanding ketersediaan kesempatan kerja. Karena itu, selain dunia usaha dan industri di dalam negeri, kita juga harus memanfaatkan peluang bekerja ke luar negeri. Mengandalkan industri saja tidak cukup,” tuturnya.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Serang melalui Disnaker menggelar Naker Fest Kabupaten Serang 2025.
Festival ketenagakerjaan ini menghadirkan rangkaian kegiatan terintegrasi seperti Job Fair Hybrid, talk show, hingga layanan publik dari berbagai lembaga.
Acara yang dipusatkan di Gedung Auditorium Untirta ini dihadiri sekitar 1.700 peserta dari 2.000 pendaftar online.
Halaman : 1 2 Selanjutnya








