Pemkab Lebak Gelar Konsultasi Publik soal Relokasi PKL dan Penataan Kota Rangkasbitung

- Penulis

Selasa, 11 November 2025 - 13:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Lebak menggelar konsultasi publik penataan PKL Pasar Rangkasbitung. (Istimewa)

Pemkab Lebak menggelar konsultasi publik penataan PKL Pasar Rangkasbitung. (Istimewa)

DAILYHITS – Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggelar Forum konsultasi publik di Aula Multatuli Setda Lebak, Selasa (11/10/2025). Tujuannya untuk menyamakan persepsi mengenai tujuan dan konsep relokasi pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Rangkasbitung ke Pasar Semi.

Hadir dalam acara sejumlah narasumber dari unsur hukum dan keamanan, seperti Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Lebak Irfano, Kabag Ops Polres Lebak, dan Pasi Ops Kodim 0603 Lebak, yang membahas aspek hukum serta sinergi keamanan dalam proses penataan.

Baca Juga :  Ada Perbaikan, Jalan ke Pasar Rangkasbitung Ditutup sampai 15 Desember 2022

Usut punya usut, kegiatan ini juga dilakukan semata-mata agar tidak terjadi kesalahpahaman maupun tragedi ketika akan dilakukan relokasi yang dijadwalkan pada 17 November 2025.

Asisten Daerah (Asda) II Bidang Ekonomi Pemkab Lebak, Ajis Suhendi mengatakan sampai saat ini pemerintah daerah telah melakukan lebih dari 15 kali sosialisasi dan dialog publik untuk menyamakan persepsi antara pemerintah, pedagang, dan masyarakat.

Baca Juga :  Semangat Warga Cikamunding Meriahkan Cilograng Festival 2022, Rela Hujan-hujanan Ikut Pawai Budaya

Dia menjelaskan latar belakang penataan PKL ini merupakan bagian dari upaya menata wajah kota Rangkasbitung, yang menjadi etalase Kabupaten Lebak di mata daerah lain. Selain itu, kapasitas Pasar Rangkasbitung yang sudah overload juga menjadi pertimbangan utama.

“Kami mendapat informasi bahwa Stasiun Rangkasbitung akan dioperasikan penuh pada Desember nanti, dengan kapasitas penumpang mencapai 85.000 orang per hari. Karena itu, penataan kota ini menjadi sangat mendesak,”kata Ajis dalam acara.

Berita Terkait

Duh, Dua Tahun Pelajar SD Negeri di Pandeglang Terpaksa Belajar di Musala
Aklarasi Transformasi Digital, Pemkab Serang Siapkan ‘Super App’ Layanan Publik Terpadu
Rumah Lansia di Lebak Ludes Diamuk Si Jago Merah
Puluhan Desa Wisata di Kabupaten Serang Mayoritas Mati Suri
Seba Baduy 2026 Digelar Meriah, Ada Apa Saja?
Pemkab Serang Genjot Digitalisasi pajak, potensi kebocoran!
Terlalu Lama Plt, DPRD Lebak Desak Bupati Segera Bertindak
2 Juta Kendaraan di Banten Menunggak Pajak, Bapenda Siapkan ‘Payment Point’

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31

Duh, Dua Tahun Pelajar SD Negeri di Pandeglang Terpaksa Belajar di Musala

Jumat, 17 April 2026 - 13:03

Aklarasi Transformasi Digital, Pemkab Serang Siapkan ‘Super App’ Layanan Publik Terpadu

Jumat, 17 April 2026 - 07:56

Rumah Lansia di Lebak Ludes Diamuk Si Jago Merah

Kamis, 16 April 2026 - 14:50

Puluhan Desa Wisata di Kabupaten Serang Mayoritas Mati Suri

Rabu, 15 April 2026 - 21:30

Pemkab Serang Genjot Digitalisasi pajak, potensi kebocoran!

Berita Terbaru

Kondisi rumah Supriatman (82) yang ludes terbakar. (Istimewa)

Berita Terbaru

Rumah Lansia di Lebak Ludes Diamuk Si Jago Merah

Jumat, 17 Apr 2026 - 07:56

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Serang, Anas Dwi Satya Prasadya, memrikan keterangan kepada pers, Doc (Dir/Dailyhits.id)

Berita Terbaru

Puluhan Desa Wisata di Kabupaten Serang Mayoritas Mati Suri

Kamis, 16 Apr 2026 - 14:50