Kata Budi, pemerintahan digital juga diterapkan dengan tujuan agar penyelenggaraan pemerintahan lebih bersih dan akuntabel, tata kelola pemerintahan lebih efektif dan efisien juga pelayanan publik lebih prima dan berkualitas.
“Ini juga sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo tentang reformasi birokrasi. Di mana pemerintah perlu menyiapkan birokrasi yang berdampak dirasakan langsung oleh masyarakat, reformasi birokrasi bukan tumpukan kertas dan birokrasi lincah dan cepat,”katanya.
Tekad pemerintah dalam mewujudkan go digital di tahun 2023 ini menurut Budi, tak lepas dari semangat Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya yang menginginkan agar Pemkab Lebak terus berinovasi agar bisa berakselerasi.
“Ibu bupati selalu memberikan arahan kepada para abdi negara untuk terus berinovasi di era gempuran teknologi. Itu menjadi pemicu semangat kami untuk tidak lelah dan henti-hentinya dalam melayani masyarakat,”tandasnya.
Sementara Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya berharap seluruh pihak bisa bekerjasama dalam mewujudkan pemerintahan digital di tahun 2023.
“Di era Dunia yang bergegas saat ini, untuk bisa survive bukan ditentukan oleh besar kecil, kuat lemah, tapi siapa yang paling cepat. Untuk bisa cepat, dapat kita akselerasi melalui Inovasi,”pungkasnya.
Halaman : 1 2





