PGMI Banten Desak Pemerintah Siapkan Insentif untuk Guru Madrasah Non PNS

- Penulis

Kamis, 24 November 2022 - 10:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PGMI Banten, Deden M. Fatih mengaku akan mengepung Kantor Gubernur Banten, Jumat, 25 November 2022. Mereka mendesak pemerintah untuk mengalokasikan anggaran untuk insentif para guru madrasah non PNS. (Dok. Pribadi)

Ketua PGMI Banten, Deden M. Fatih mengaku akan mengepung Kantor Gubernur Banten, Jumat, 25 November 2022. Mereka mendesak pemerintah untuk mengalokasikan anggaran untuk insentif para guru madrasah non PNS. (Dok. Pribadi)

Dengan APBD Provinsi Banten sebesar Rp11,3 Triliun, Deden meyakini jika pemerintah daerah mampu menyisihkan anggaran untuk insentif guru madrasah non PNS yang jumlahnya mencapai 90 persen dari total guru madrasah se-Banten sebanyak 50 ribu orang.

“Guru honorer madrasah ini kan warga Banten dan yang diajarnya juga warga Banten, tapi terkesan dikesampingkan. Seperti ada dikotomi antara (guru) madrasah dengan guru di bawah naungan Dinas Pendidikan. Kalau melihat postur APBD Banten, saya yakin bisa kok,” ucap Deden.

Baca Juga :  Dear Pak Jokowi, Banyak Warga Lebak Tak Bisa Nonton TV Meski Sudah Pakai STB

Aksi nanti juga untuk memperkuat posisi PGMI sebagai mitra strategis pemerintah daerah di Banten. Mensolidkan gerakan-gerakan organisasi melalui mimbar bebas sekaligus melakukan penggalangan dana untuk membantu korban bencana gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat.

Baca Juga :  Derita Kakek di Lebak, Pamit Pergi Mancing Pulang Tinggal Nama

“Puluhan ribu teman-teman guru honorer ini kan juga masyarakat Banten yang punya hak mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah. Seperti guru honorer SMA sederajat yang mendapat insentif, atau guru mengaji yang bersumber dari dana hibah APBD,” papar Deden.

Berita Terkait

Dindikbud Banten Sambut Delegasi PWI Jambi di HPN 2026
DPRD Kabupaten Serang: HPN 2026 Momentum Perkuat Kolaborasi Pers untuk Pembangunan
Galian Tanah Dekat Tol Rangkasbitung Bebas Beroperasi, Kebal Hukum?
Perlintasan Kereta di Pasar Rangkasbitung Bakal Ditutup
Ribuan Santri Kabupaten Lebak Ramai-ramai Ikut Carnaval dan Makan Nasi Liwet Bersama
Proyek Irigasi Ratusan Juta di Kabupaten Lebak Roboh
Truk Semen Terbalik di Pandeglang, Dua Penumpang Tewas
Gerai Mie Gacoan di Serang Disegel karena Tak Berizin

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 20:04

Dindikbud Banten Sambut Delegasi PWI Jambi di HPN 2026

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:49

DPRD Kabupaten Serang: HPN 2026 Momentum Perkuat Kolaborasi Pers untuk Pembangunan

Jumat, 24 Oktober 2025 - 13:20

Galian Tanah Dekat Tol Rangkasbitung Bebas Beroperasi, Kebal Hukum?

Jumat, 24 Oktober 2025 - 10:01

Perlintasan Kereta di Pasar Rangkasbitung Bakal Ditutup

Rabu, 22 Oktober 2025 - 11:41

Ribuan Santri Kabupaten Lebak Ramai-ramai Ikut Carnaval dan Makan Nasi Liwet Bersama

Berita Terbaru

Kondisi rumah Supriatman (82) yang ludes terbakar. (Istimewa)

Berita Terbaru

Rumah Lansia di Lebak Ludes Diamuk Si Jago Merah

Jumat, 17 Apr 2026 - 07:56

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Serang, Anas Dwi Satya Prasadya, memrikan keterangan kepada pers, Doc (Dir/Dailyhits.id)

Berita Terbaru

Puluhan Desa Wisata di Kabupaten Serang Mayoritas Mati Suri

Kamis, 16 Apr 2026 - 14:50