PGMI Banten Desak Pemerintah Siapkan Insentif untuk Guru Madrasah Non PNS

- Penulis

Kamis, 24 November 2022 - 10:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PGMI Banten, Deden M. Fatih mengaku akan mengepung Kantor Gubernur Banten, Jumat, 25 November 2022. Mereka mendesak pemerintah untuk mengalokasikan anggaran untuk insentif para guru madrasah non PNS. (Dok. Pribadi)

Ketua PGMI Banten, Deden M. Fatih mengaku akan mengepung Kantor Gubernur Banten, Jumat, 25 November 2022. Mereka mendesak pemerintah untuk mengalokasikan anggaran untuk insentif para guru madrasah non PNS. (Dok. Pribadi)

Lebak- Ratusan massa Persatuan Guru Madrasah Indonesia atau PGMI Provinsi Banten akan mengepung Kantor Gubernur Banten di Kota Serang, Jumat, 25 November 2022. Mereka akan menyuarakan aspirasi bertepatan dengan momentum Hari Guru Nasional.

Keputusan PGMI turun ke jalan tidak lain karena ingin pemerintah provinsi Banten mengalokasikan anggaran untuk insentif guru madrasah non PNS di Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA).

Baca Juga :  Ketimpangan Pendidikan di Cikedung Banten Masih Parah, Anak Sekolah Jalan Kaki 2-4 Km Lewati Lumpur.

Baca Juga: Deden M Fatih Komitmen Jadikan PGMI Banten Organisasi Solid dan Eksis

“Selama ini teman-teman guru honorer hanya mengandalkan dari dana BOS yang per triwulan dengan kisaran Rp250-300 ribu per bulannya,”kata Ketua DPW PGMI Banten, Deden M. Fatih, Kamis, 24 November 2022.

Baca Juga :  Ahli Bongkar Penyebab Pertalite Lebih Boros, Simak!

“Kami ingin pemprov dan DPRD sepakat untuk mengalokasikan insentif untuk guru honorer,”tambah dia.

Berita Terkait

Dindikbud Banten Sambut Delegasi PWI Jambi di HPN 2026
DPRD Kabupaten Serang: HPN 2026 Momentum Perkuat Kolaborasi Pers untuk Pembangunan
Galian Tanah Dekat Tol Rangkasbitung Bebas Beroperasi, Kebal Hukum?
Perlintasan Kereta di Pasar Rangkasbitung Bakal Ditutup
Ribuan Santri Kabupaten Lebak Ramai-ramai Ikut Carnaval dan Makan Nasi Liwet Bersama
Proyek Irigasi Ratusan Juta di Kabupaten Lebak Roboh
Truk Semen Terbalik di Pandeglang, Dua Penumpang Tewas
Gerai Mie Gacoan di Serang Disegel karena Tak Berizin

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 20:04

Dindikbud Banten Sambut Delegasi PWI Jambi di HPN 2026

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:49

DPRD Kabupaten Serang: HPN 2026 Momentum Perkuat Kolaborasi Pers untuk Pembangunan

Jumat, 24 Oktober 2025 - 13:20

Galian Tanah Dekat Tol Rangkasbitung Bebas Beroperasi, Kebal Hukum?

Jumat, 24 Oktober 2025 - 10:01

Perlintasan Kereta di Pasar Rangkasbitung Bakal Ditutup

Rabu, 22 Oktober 2025 - 11:41

Ribuan Santri Kabupaten Lebak Ramai-ramai Ikut Carnaval dan Makan Nasi Liwet Bersama

Berita Terbaru

Kondisi rumah Supriatman (82) yang ludes terbakar. (Istimewa)

Berita Terbaru

Rumah Lansia di Lebak Ludes Diamuk Si Jago Merah

Jumat, 17 Apr 2026 - 07:56

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Serang, Anas Dwi Satya Prasadya, memrikan keterangan kepada pers, Doc (Dir/Dailyhits.id)

Berita Terbaru

Puluhan Desa Wisata di Kabupaten Serang Mayoritas Mati Suri

Kamis, 16 Apr 2026 - 14:50